Tanpa bentakan, Maba senang

0
60

IMG_0358Reporter: Adnan Faris Naufal

UMS, Pabelan-online.com — Mendidik mahasiswa untuk menjadi disiplin tidak memerlukan bentakan dan kekerasan. Hal ini dibuktikan Fakultas Farmasi, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Ketua PPA Fakultas Farmasi,  Tesar Zulmi Antoro menjelaskan ia hanya memerlukan 2 orang koordinator lapangan (KORLAP). Fakultas farmasi juga tidak menggunakan bentakan dan kekerasan untuk mendisiplinkan mahasiswanya. “Disini korlapnya hanya 2 orang termasuk kedisiplinan dan seksi acara, mereka bertugas untuk mengkondusipkan dan mengatur acara,” ucapnya, Jumat (30/8).

Ia juga menambahkan Fakultas Farmasi menerapkan PPA yang sifatnya seperti kekeluargaan agar peserta PPA merasa berkesan dan betah selama acara PPA berlangsung. “kita menganggap peserta sebagai keluarga, jadi kebersamaan nya terasa antara panitia dan peserta,” tambahnya.

Peserta PPA Fakultas Farmasi, Laily Herdianti Rosiada merasa PPA yang ia rasakan sangat menyengkan. Jikapun peserta membuat kesalahan akan di beri teguran, tapi tidak dengan bentakan dan akan di suruh menghafal ayat Al-Quran. “Panitianya baik, pernah sih marah, tapi itu pun karena kesalahan kami, tapi hukumannya mendidik kok, kami hanya di suruh menghafal Al-Quran,” imbuh nya, Jumat (30/8).

Berbeda dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas ini menerapkan kedisiplinan dengan cara yang keras seperti bentakan. Hal tersebut di ungkapkan langsung oleh ketua panitia PPA FEB. “Tanpa bentakan mereka sulit untuk di siplin, apalagi jumlah mereka yang banyak di banding jumlah panitia yang sedikit.” Ucapnya, Kamis (29/8)

Mahasiswa FEB, RR juga menyesalkan sikap panita yang memberikan bentakan kepada peserta. Ia menanggap Maba sudah cukup dewasa untuk mengetahui apa yang seharusnya mereka lakukan, dan tidak memerlukan bentakan untuk mengatur mereka. “Kami bukan anak SMP dan SMA lagi, tidak perlu bentakan yang buat telinga kami sakit,” keluhnya, jumat (30/8).

Edit: MK

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here