WR 1: Soal Tes Masuk UMS Jadi Sasaran Joki

0
1421

Reporter: Metanisa

UMS-Wakil Rektor 1, Muhammad Dai, mengungkapkan UMS menjadi sasaran perjokian soal tes masuk perguruan tinggi. Bayaran tinggi untuk para joki menjadi alasan kuat pelaku melakukan tindak kejahatan tersebut.

Dai mengutarakan bahwa Joki yang menyasar UMS merupakan jaringan perjokian besar. Hal tersebut yang mendorong pelaku pembobolan tes masuk UMS awal tahun 2016 ini melaksanakan aksinya karena jaringan perjokian besar akan dibayar mahal.

”Mereka mempunyai bos tersendiri yang tergabung dalam sindikat perjokian dan mendapat bayaran tinggi, sehingga berani melakukan kejahatan ini,” ungkap Dai, Rabu (20/1).

Wakil Rektor 1  menyatakan kasus ini telah terjadi sejak dua tahun yang lalu dengan modus yang berbeda-beda dan telah ditindaklanjuti dengan rapi. Modus berbeda untungnya mampu terlebih dahulu terendus Panitia PMB sebelum pencurian soal dilakukan pelaku.

Kasus tersebut kini telah diserahkan ke Kepolisian Resor (Polres) Sukoharjo. Hal tersebut sebagai wujud tindak tegas yang dilakukan pihak universitas untuk melawan perjokian tes masuk perguruan tinggi. “Kami bertindak tegas, saat tersangka telah tertangkap basah sedang menjalankan aksinya, kami langsung mengamankannya dan segera menyerahkan kepada Polres Sukoharjo untuk ditindaklanjuti,” tegasnya.

Selanjutnya, Da’i akan terus memantau panitia Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun ini untuk memperketat sistem pengamanan tes ujian masuk. “Untuk saat ini, saya dan panitia PMB 2016 sedang melakukan beberapa usaha untuk penindaklanjutan sistem keamanan PMB,” tambahnya.

Kasus ini tidak terlepas dari survei Quacquarelli Symonds (QS) yang menempatkan UMS sebagai perguruan tinggi swasta terbaik atau peringkat delapan perguruan tinggi terbaik di Indonesia tahun 2015 lalu. Tak khayal, kini UMS menjadi sasaran utama perjokian soal tes masuk perguruan tinggi.

Editor: VDF

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here