BEM U Tanggapi Rumor Mahasiswa Menggugat

0
73

UMS, Pabelan-Online.Com – Kemunculan pamflet yang berisikan mahasiswa menggugat dan beredarnya surat kaleng yang ditujukan pada jajaran Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM U) undang kritik. Hal tersebut dinilai sebagai tindakan yang tidak menyalurkan aspirasinya secara jelas.

Seperti yang diungkapkan oleh Presiden Mahasiswa (Presma), Ichwanuddin Buchori, bahwa Surat Keputusan (SK) mengenai pelantikan kabinet-kabinet BEM U telah diberikan dari pihak rektorat. Karena kondisi waktu yang tidak memungkinkan, pelantikan kabinet BEM U ditunda dengan berbagai pertimbangan, namun Rapat Kerja (Raker) telah didahulukan.

“Pelantikan itu harus disaksikan oleh masyarakat universitas, sementara dari kemarin memang waktunya belum tepat, karena setelah sidang umum selesai langsung liburan, kemudian ujian akhir semester, kemudian setelah itu kita mengkoordinir Masta PMB,” ujar Ichwan, Kamis (25/8/2016).

Ichwan menambahkan bahwa sebenarnya BEM U membuka peluang kritik secara lebar, asalkan mempunyai data-data yang jelas dan menggunakan mekanisme yang jelas.

Wakil Presiden Mahasiswa, Syauqi Sifaur Rahman, mengungkapkan bahwa BEM U tidak anti kritik. Mengenai  surat kaleng yang menyebar di media sosial seharusnya koordinator menampakkan diri agar dapat diajak berdialog bersama. “Kalau seperti ini, jalan satu-satunya hanyalah dengan klarifikasi melalui media,” ujar Syauqi, Kamis (25/8/2016).

Syauqi berharap masyarakat UMS (Universitas Muhammadiyah Surakarta-red) mampu melihat dengan objektif antara sesuatu yang formal dengan yang urgent. Untuk kebebasan pendapat dan kekritisan harus dilanjutkan. Karena kritikan itu bersifat membangun, dari kritikan yang didapat menghasilkan masukan untuk lebih baik lagi dan dapat menyentuh seluruh elemen mahasiswa melalui program-progam yang dilakukan BEM U.

Penulis            : Metanisa Rofi Hamtina

Editor               : Ratih Kartika

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here