Tragedi Mayat Terbungkam Bagian 4

0
122

Asep Uceng kebingungan, ia bertanya-tanya apa yang sedang terjadi. Salah satu polisi juga menangkapnya untuk dimintai keterangan.

Namun, bukan itu yang ingin aku ceritakan, karena kau bisa membacanya sendiri di kolom berita, justru disana jauh lebih jelas. Ini tentang seorang pria bernama Antok Lingsur yang masuk di dalam kehidupan Siti Latjuba yang tidak semua orang tahu karena sebab apa.

Antok Lingsur, dua Minggu sebelum duduk bersama Berenyak di sebuah angkringan, adalah sosok yang tengah berlaga menjadi pembunuh yang kehadirannya tak terendus hidung polisi. Hari itu ia terpaksa melakukannya, sebab teman kriminalnya, Wahidin, mendadak ingin taubat. Entah sebab apa, tiba-tiba saja ada sepercik cahaya yang menyadarkannya. Ketika mereka sedang di rumah Wahidin yang sekaligus gudang penuh ganja, Wahidin menatap lamat-lamat tumpukan bubuk setan itu. Entah dengan sadar atau setengah normal, ia berbisik pada Antok Lingsur, suaranya nyaris tak terdengar,

“Aku hendak menyerahkan diri pada polisi bersama barang-barang ini,” ia menunjuk tumpukan bubuk setan.

Sontak Antok Lingsur mendengar pengakuan rekannya. “Apa kau sudah gila?”

“Aku mau taubat, aku sudah terlalu banyak dosa.”

 

Bersambung…

 

Penulis adalah Prasetiyo Leksono Nur Widodo. Mahasiswa Teknik Industri.