Alpha Karenina Bagian 4

0
169

“Adrian,” ujarnya, setelah sunyi menyusup beberapa detik.

“Hm?” aku berusaha untuk biasa saja. Berusaha menutupi kesenangan tak terduga ketika mendengar namaku diucapkan olehnya.

“Apakah hal semacam ini mengganggumu?”

Pertanyaannya sukses membuatku mengernyit. “Maksudmu? Hal ini apa?”

“Pernikahan.”

Kini aku yang tak tahan untuk menertawainya. “Lihat siapa yang sebenarnya galau sekarang, hahaha…”

“Eh, bukan begitu! Dasar! Aku mau meyakinkan saja. Kalau aku… aku sama sekali tidak terganggu. Jujur,” Karen menghela napas berat. “Justru menurut orang-orang, aku ini terlalu tidak terganggu. Aku tidak normal! Aku alien! Mereka berpikir kalau aku terlalu mencintai pekerjaanku sampai tidak ada waktu untuk memikirkan sesuatu yang disebut… cinta? Terus terang aku lelah mendengar mereka, orangtua dan teman-teman dekatku, menjejaliku dengan pertanyaan “kapan ngajak pacarnya ke rumah”, “kapan nikah” dan blablablabla. Sementara aku—”

 

Bersambung…

Penulis adalah Desynta Putri Brilliany. Mahasiswa Universitas Gadjah Mada. Cerpen pemenang lomba Milad 39 Tahun LPM Pabelan. Pernah dimuat di Majalah Pabelan Edisi Agustus 2016