Media Komunitas Jaga Kekompakkan Pasoepati

0
312

Pasoepati, bagi warga Solo dan sekitarnya adalah kata yang tidak asing lagi. Sekelompok suporter pendukung tim Persatuan Sepak Bola Indonesia (Persis) Solo yang memiliki Stadion Manahan sebagai home base-nya ini termasuk suporter dengan fanatisme yang tinggi. Kemajuan teknologi membuat berita-berita mengenai Persis Solo dan Pasoepati menjadi mudah di jangkau, yaitu dengan alamat websitepasoepati.net dan sambernyawa.com.

Menurut staf pasoepati.net, Edo Krisma, yang dilansir dari Majalah Pabelan edisi November 2015, bahwa forum tersebut dahulu bernama Guest Book Pasnet yang dikenal sebagai penghubung Pasoepati dari berbagai daerah, termasuk Pasoepati yang menetap di Jepang. Forum tersebut dipelopori oleh Zainal’Nancha’Abidin dan Taufik Adi Nugroho. Kemudian pada tahun 2009 Guest BookPasnet bertransformasi menjadi pasoepati.net (Pasnet). Misi awal Zaenal dan Taufik adalah untuk mewadahi forum diskusi berkembang menjadi portal berita yang konsen dalam pemberitaan sepak bola dan suporter di Kota Solo. “Seiring internet dan sosial media makin marak, maka Pasnetdigunakan sebagai pioner dalam pemberitaan sekaligus wadah urunide kreatif bagi Pasoepati sendiri,” ujar Edo.

Pada tanggal 26 Agustus 2011, sambernyawa.com juga resmi meramaikan berita-berita mengenai Pesis Solo dan Pasoepati. Tidak hanya berita, video-video streaming juga dapat dengan mudah diakses di sambernyawa.com. Menurut pendiri sambernyawa.com, Bakhtiar Najahi Majid,  yang dilansir dari Majalah Pabelan edisi November 2015, bahwa berdirinya media tersebut tidak lepas dari Pasnet. Bakhtiar juga turut membesarkan Pasnet, namun merasa tidak satu misi maka Bakhtiar memutuskan untuk hengkang dan mendirikan sambernyawa.com. Bersama rekan Pasoepati lainnya yaitu Muhammad Saryuf dan Okta Riska Sukhmana, Bakhtiar mengembangkan sambernyawa.com. Ia beranggapan bahwa semakin banyak media, maka sepak bola di Kota Solo akan dikenal. “Misi kami tentu agar sepak bola Solo semakin dikenal,” ujarnya.

 

Penulis : Ari Susanto

Editor   : Metanisa Rofi Hamtina