HomeHeadlineIni Pendapat Rektor UMS Perihal Full Day School

Ini Pendapat Rektor UMS Perihal Full Day School

Ini Pendapat Rektor UMS Perihal Full Day School

UMS, Pabelan-Online.com – Dunia pendidikan kini sedang diramaikan oleh Full Day School yang diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 23 Tahun 2017. Sofyan Anif pun turut memberikan tanggapannya mengenai isu tersebut.

Permendikbud No. 23 Tahun 2017 merupakan aturan tentang penerapan lima hari sekolah yang digagas oleh Mendikbud, Muhadjir Effendy. Namun, Presiden Joko Widodo membatalkan kebijakan tersebut dan akan menggantinya dengan Peraturan Presiden (Perpres) karena banyaknya aspirasi dari masyarakat.

Selaku Rektor UMS, Sofyan Anif pun memberikan tanggapannya. Ia berkomentar bahwa Permendikbud tersebut bertujuan untuk mengantisipasi internalisasi karakter. Menurutnya, membangun karakter tidak boleh hanya dilakukan dengan teori di dalam kelas seperti membaca dan menghapal, tapi harus dilakukan dengan praktek.

“Dari kebijakan lima hari sekolah itu ada delapan jam dan dua jamnya digunakan untuk praktek karakter. Modelnya Pak Muhadjir itu anak-anak diajak ke masjid untuk beribadah, diajari menolong sesama, di jam-jam tertentu diajak ke masyarakat,” jelas Sofyan, Selasa (22/8).

Hal serupa telah diterapkan di Swedia sebagai negara yang dijadikan contoh dalam penerapan pendidikan karakter. “Mereka mendidik karakter dengan contoh. Ketika mengajar tentang disiplin, anak-anak melihat traffic light. Ketika hijau jalan, kuning siap-siap berhenti, merah berhenti. Kalau tidak seperti itu, maka akan terjadi masalah,” pungkasnya.

Reporter: Dian Aulia

Editor: Livia Purwati

Rate This Article

lpmpabelanums@gmail.com

No Comments

Leave A Comment