HomeHeadlinePendapat Mahasiswa Terkait Baliho Provokatif

Pendapat Mahasiswa Terkait Baliho Provokatif

Pendapat Mahasiswa Terkait Baliho Provokatif

UMS, Pabelan-Online.com – Beberapa waktu yang lalu, baliho provokatif berupa kritik terpasang di beberapa titik sekitar lingkungan UMS baik di kampus 1 maupun kampus 2 dengan tidak mencantumkan identitas yang jelas. Hal tersebut menimbulkan spekulasi dan pendapat yang berbeda dari beberapa pihak, ada yang merasa dirugikan dan ada yang berpendapat itu merupakan bentuk kekecewaan.

Tanggapan datang dari Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Farmasi, Ghiyats Ramadhan, pasalnya FF menjadi salah satu area yang terpasang baliho provokatif dan pihaknya merasa dirugikan oleh tindakan tersebut. “Kalau itu terpasang atas nama itu tidak apa-apa, kemarin ngefeknya ke BEM fakultas akhirnya langsung dibuat pernyataan bahwa yang masang bukan dari BEM fakultas maupun konsolidasi BEM UMS,” ujar Ghiyats, Rabu (8/11/2017).

Ia menambahkan bahwa siapapun yang bersuara itu boleh saja asalkan tetap menjaga tata krama dan sopan santun. “Cantumkan identitas dan harus punya landasan serta sumber jangan sampai merugikan atas nama mahasiswa. Semoga setiap mahasiswa bener-bener dewasa secara mahasiswa,” imbuhnya.

Pendapat lainnya datang dari Gubernur BEM Fakultas Hukum, Aldian Qodri Iswandana Setiawan mengatakan bahwa pihaknya belum merasakan ada dampak yang signifikan karena baliho tersebut. Ia mengungkapkan bahwa tindakan tersebut bentuk kekecewaan karena gagalnya diskusi lintas fakultas yang hendak mereka laksanakan. “Kita sudah komunikasi dan cari siapa yang pasang, jadi kita sudah tahu siapa yang memasang dan alasannya,” ungkapnya, Jumat (10/11/2017).

Aldian berharap ada komunikasi karena alurnya sudah jelas, jadi BEM Fakultas atau Univeritas tahu sehingga sebagai pemangku pemerintahan dapat membantu ketika terjadi permasalahan. “Agak dilema kalau setuju atau tidak dengan pencatuman identitas. Nanti ada pencantuman nama pasti akan ada sanksi yang terlihat, tapi kalau tidak ada nama kita mau menuntutnya kemana,” tutupnya.

Reporter: Aprilia Indra Setya Pangesti

Editor: Afifah Hutria

Rate This Article

lpmpabelanums@gmail.com

No Comments

Leave A Comment