Kebijakan Baru KRS Online, Situs Baru Diklaim Lebih Aman

0
1129

UMS, Pabelan-Online.com – Permulaan semester baru selalu dimulai dengan pengisian Kartu Rencana Studi atau KRS guna menyusun jadwal kuliah selama satu semester ke depan. Sudah sejak lama pengisian KRS dilakukan secara daring, setelah menerima Kartu Hasil Studi (KHS) yang berisi password, mahasiswa dapat mengakses laman akademik.ums.ac.id. Per semester genap 2017/2018 terdapat perubahan, mahasiswa kini melakukan KRS online melalui laman star.ums.ac.id. Pada hari pertama hingga hari kedua (5-6/2/2018) sistem berjalan dengan baik.

Namun, pada hari ketiga jadwal pengisian KRS, laman star.ums.ac.id sudah tidak bisa diakses dari pagi sampai sore, padahal masih terdapat beberapa fakultas dengan jumlah mahasiswa yang banyak belum melakukan pengisian KRS. Tertanggal 8 Februari 2018, Wuryanto Haunans, Pengembangan Information and Technology (IT) mengungkapkan titik permasalahan telah ditemukan.

“Di hari tersebut sebanyak lebih dari 2.000 mahasiswa sudah dapat mengakses, sehingga server dikatakan sudah aman” tuturnya, Rabu (21/2/2018).

Jumat-Sabtu (9-10/2/2018) hari keempat dan kelima terdapat kebijakan pembagian kloter dengan tujuan untuk mengurangi jumlah antrean yang dapat menyebabkan server down sehingga selain mahasiswa fakultas terjadwal tidak bisa mengakses website.  Hari Sabtu (9/2/2018) sebanyak 5.000 mahasiswa belum melakukan KRS online, sehingga diputuskan untuk diperpanjang hingga hari Senin (12/2/2018).

“Diharapkan ke depannya KRS berjalan seperti biasa (lancar-red). Kalau dijadwal memang meringankan beban tapi kalau gitu yang nantinya online tidak seperti online lagi,” jelas Wuryanto.

Husni Thamrin, Kepala Biro Teknologi Informatika menjelaskan star.ums.ac.id merupakan penggabungan akademik.ums.ac.id yang dulunya AJT dan sia.ums.ac.id. Alasan penggabungan ini dikarenakan banyak yang mengakses website tersebut untuk pengisian KRS tanpa harus membayar uang Sistem Kredit Semester (SKS) terlebih dahulu.

Sistem baru ini dianggap lebih aman meski terdapat beberapa celah yang dapat diterobos namun tidak separah yang sebelumnya. “Untuk saat ini masih berspekulasi mengenai kebijakan baru tersebut, yang dapat dijadikan patokan untuk semester depan,” jelas Husni.

Saat ditanyai mengenai penggabungan domain tersebut, Billy Indrawan berpendapat lebih mudah karena pada saat pengisian KRS di semester sebelumnya, laman AJT lebih parah. Ia juga bangga terhadap pihak IT yang setiap tahun selalu meningkatkan servernya. “Karena kemaren saja ada yang melakukan pembajakan, semua ya kena”, ujar mahasiswa Fakultas Psikologi ini, Kamis, (22/2/2018).

 

Reporter           : Muhammad Rizal Pahleviannur

Editor               : Livia Purwati

 

Baca Juga Kebijakan Baru KRS Online, Situs Baru Diklaim Lebih Aman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here