Kreativitas yang Terbatas

0
143

Kreativitas? Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar kata kreativitas? Jika mau menanyakan satu persatu mengenai arti dari kreativitas ke setiap individu pasti kita akan menemukan jawaban yang berbeda-beda, karena kreativitas merupakan hal yang dimiliki oleh setiap individu dan tidak bersifat secara umum. Sebenarnya apa arti dari kreativitas? Kreativitas adalah sebuah cara individu untuk mengaktualisasikan dirinya melalui apa yang dia suka dan bisa membangkitkan gairah hidup yang lebih membara dari sebelumnya.

 

Berbicara mengenai kreativitas tentu tidak lepas dari media yang nantinya akan digunakan sekaligus menjembatani alur kreativitas tersebut. Media merupakan faktor pendukung untuk menjembati kreativitas tersebut, itulah mengapa media menjadi salah saktu faktor krusial untuk melengkapi sekaligus mewadahi sebuah kreativitas.

 

Lalu, bagaimana jika kreativitas tersebut tidak bisa tersalurkan secara penuh? Itulah yang dirasakan oleh beberapa mahasiswa Ilmu Komunikasi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Beberapa dari mahasiswa Ilmu Komunikasi menyayangkan ditiadakannya konsenstrasi jurusan mulai tahun 2015. Ditiadakannya penjurusan tersebut dirasa menjadi salah satu penyebab dari tumpulnya kreativitas mahasiswa Ilmu Komunikasi. Penjurusan tersebut mencakup dari berbagai bidang mulai dari Broadcasting, Public Relation dan Advertising yang biasanya ada di jurusan Ilmu Komunikasi.

 

Kreativitas seperti apa yang kemudian diharapkan setelah peniadaan penjurusan tersebut? bagi sebagian mahasiswa merasa kesulitan untuk mengembangkan kreativitasnya, ketika mereka ingin menyalurkan kreativitas tersebut dalam lingkup kampus, mereka terkendala peraturan yang sudah diberlakukan.  Saya yang notabene sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi di UMS merasa kalau peniadaan penjurusan di Ilmu Komunikasi membuat saya pribadi pada akhrinya tidak memiliki satu fokus terhadap satu bidang, terlebih basic saya yang cenderung mengarah ke dunia broadcasting. Disini kreativitas pun menjadi dilema manakala kreativitas tidak bisa sejalan dengan apa yang dikerjakan, kreativitas yang sejatinya ingin ditumbuhkan dan diasah di dunia kampus pada akhirnya harus saya alokasikan ke dunia luar kampus dengan mencari atau bergabung dengan komunitas yang sesuai dengan basic saya. Sebagai mahasiswa tentu kita ingin menggali kreativitas sedalam mungkin tanpa harus di ukur dengan nilai yang terikat.

 

Bidang konsentrasi di jurusan Ilmu Komunikasi sebenarnya membuka banyak peluang mahasiswa untuk membuat suatu inovasi dari masing-masing bidang yang tentunya memiliki kreativitas yang berbeda. Jika mau menanyakan satu persatu kepada mahasiswa Ilmu Komunikasi mengenai konten apa yang ingin mereka buat sesuai dengan passion-nya, kita bisa menemukan jawaban beragam sesuai dengan ide masing-masing.

 

Begitulah sebuah ide mengalir bak air, biarkan kreativitas berbicara, muncul konsep pemikiran dari saya yang notabene berstatus sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS juga  “Untuk apa bisa mengerti dan menjawab definisi sebuah kreativitas jika kreativitas itu hanya terpendam dalam tubuh. Untuk apa juga memiliki kreativitas yang kaya jika kreativitas tersebut tidak tersalurkan secara nyata.”

 

Pada akhirnya semua akan kembali ke mahasiswa karena mahasiswa-lah roda yang akan menggerakan. “Mahasiswa adalah kunci, sedangkan universitas adalah gemboknya. Jadi mahasiswalah yang akan membuka gembok tersebut untuk meraih kesuksesan.”

 

Penulis : Dwi Pradigdo Utomo

Mahasiswa Ilmu Komunikasi 2015

Fakultas Komunikasi dan Informatika

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here