Rapma Fm, Kompetisi Makan, dan Sisi Lainnya

0
53

UMS, Pabelan-Online.com –  Dalam rangka mem-branding anggota baru di bidang Management Talent, Divisi Marketing Rapma Fm Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Rapmaday#4 dengan tema “Freedom”. Helat yang digelar di Taman Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ini dimeriahkan juga dengan lomba makan cepat.

Selasa siang, Taman FKIP disesaki oleh mahasiswa yang tertarik dengan acara yang diselenggarakan Rapma Fm tersebut. 12 stand makanan juga turut andil dalam menarik minat pengunjung di siang yang terik itu. Namun, hal ini tak juga menyurutkan niat Damara dalam mengikuti lomba makan ayam geprek dengan 20 cabai yang siap membuat peluh keringat mengucur karena pedasnya.

Damara mengaku senang dapat mengikuti lomba tersebut, perut kenyang kantong tenang, mungkin begitu anggapan Damara. Hal ini bukan tanpa sebab, embel-embel gratis turut menyertai lomba makan tersebut. Meski waktu yang diberikan panitia hanya satu menit, Damara berhasil keluar sebagai pemenang dalam perlombaan ini. “Memang dasarnya saya suka makan, jadi mau apapun makanannya, kalau sudah ada di depan mata maka akan saya habiskan.” Kata Damara, Rabu (25/4/2018).

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan Universitas Pennsylvania School of Medicine, kunci untuk berhasil dalam lomba makan adalah kemampuan untuk melambatkan kerja dan adaptasi usus. Seseorang yang berhasil melakukan itu tidak akan merasakan sensasi perut penuh dan kekenyangan. Dalam kompetisi makan seperti ini, perut seseorang akan dipaksa mengembang untuk membentuk kantong lembek sebagai penampung makanan.

Makan sebanyak-banyaknya dengan waktu sesingkat-singkatnya merupakan sebuah ketentuan tak tertulis bagi siapapun yang ingin memenangkan sebuah perlombaan makan. Meski begitu, peneliti menyebutkan bahwa makan cepat merupakan potensi yang dapat merusak diri sendiri. Perilaku ini dapat meyebabkan obesitas, gastroparesis akut, pusing-pusing, dan muntah-muntah.

Selaku General Manager Rapma Fm, Hammiy Muhammad mengatakan, dalam acara ini tidak hanya dimeriahkan dengan lomba makan ayam geprek dan tahu menjerit saja. Acara yang dikemas untuk branding anggota baru ini juga menghadirkan Rapma Band dan Rapma Beatbox. Tak lupa, Rapma Fm turut memperkenalkan logo baru dalam acara ini. “Kami (Rapma Fm-red) sekarang juga ada di Whatsapp, ini merupakan inovasi baru pada tahun ini,” tutur Hammiy, Selasa (24/4/2018).

 

Reporter         : Rio Afidin

Editor             : Afitasari M

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here