Mahasiswa Geografi Tidak Serius menjadi Sebab KKN Tiada

0
102

UMS, Pabelan-Online.com –  Proses seleksi dan integrasi nampaknya perlu dilakukan oleh Fakultas Geografi (FG) untuk meminimalisir ketidakseriusan mahasiswa dalam menerapkan program pengembangan soft skill seperti magang dan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Hal tersebut perlu dilakukan karena menyangkut nama fakultas maupun nama Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Refri Astari Srigama, Ketua  Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FG 2018, menyatakan bahwa dalam hasil kuesioner yang telah disebarkan sekitar 215 responden. Sebesar 75,3% menjawab perlu adanya program pengembangan soft skill untuk jenjang Sarjana Strata 1 (S1).

Selama ini dari pihak fakultas sudah mengupayakan adanya program semacam magang. “Alasan fakultas tidak buat magang karena waktu itu pernah ada mahasiswa yang magang di tempat lembaga apa, tapi malah tidak serius dan membuat malu Fakultas Geografi,” tutup Refri, pada Kamis (10/5/2018).

Selaku Dekan FG UMS, Yuli Priyana, mengungkapkan bahwa program magang memang belum dimasukkan kedalam kurikulum, karena risiko yang ditanggung besar. Perlu adanya keseriusan dari mahasiswa untuk dapat benar-benar menjalankan program tersebut.

Baca Juga : Press Carnival, Wadah Pemersatu LPM se-UMS

“Pernah dulu ada, ya walaupun program khusus belum ada, tapi kita pernah mengirim, ada yang bagus memang, tetapi ada juga yang laporan dan jadi masalah”” ujarnya, Selasa (8/5/2018).

Adanya proses seleksi yang berkala dan terintegrasi dapat memecahkan masalah ketidakseriusan mahasiswa dalam menjalankan sebuah tugas. Selain itu, perlu adanya sinergi antar-elemen untuk dapat menerapkan program semacam ini. “Harapannya Fakultas Geografi bisa bekerja sama dengan lembaga-lembaga lain yang kira-kira mahasiswa berpotensi untuk bisa magang disana,” tuturnya.

Kebutuhan akan pengembangan soft skill  tersebut sesuai dengan aspirasi mahasiswa dalam Forum Aspirasi Mahasiswa (FOSMA). Forum yang diadakan DPM FG ini diselenggarakan di Gedung I RLPPM 03 sebagai upaya untuk menuntaskan permasalahan yang ada di FG, Selasa (8/5/2018).

 

Reporter           : Rizal Pahlevi

Editor               : Anisa Cintya Putri

 

Baca Juga : Pelatihan Metode Riset Ungkap Perbedaan Penelitian Kualitatif dengan Kuantitatif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here