Jangan Hilang, Tetap Lestari Masa Kecilku

0
37

Jangan Hilang, Tetap Lestari Masa Kecilku

Cerita ini tentang kami

Kami yang berharap masa ini tidak pernah hilang dari ingatan

Meski tak banyak orang yang memahami

Tolong, warisi kami dengan sebenar-benarnya panutan

 

Wahai para bapak ibuku tercinta…

Jangan biarkan kami tergerus teknologi

Yang menjatuhkan kami pada kehidupan yang tak lagi tertata

Yang membiarkan masa ini tak lagi menjadi pagi

 

Uluran tanganmu, tentang tawa dan langkah kami bersua

Hari esok kami berharap tetap sama

Tentang mencinta budaya dengan cara sederhana

Yang melangkah riang dengan beradab dna berbudaya jua

 

Waktu yang bergulir cepat

Tidak menuntut kami untuk menjadi banyak

Lestarilah budayaku, tentang Indonesiaku yang dulu indah masa kecilnya

Yang berbudaya secara menerima, dan mencintainya dengan sederhana

 

Keluguan ini, tawa riang yang berseri-seri ini

Jangan rampas dari hati dan jiwa raga kami

Karena masa depan, ada pada genggam-genggam mungil kami

Kelak, ada langkah-langkah kecil yang membelah dunia

Yang membawa garuda pada sebuah tempat yang tinggi

Lalu berkata, aku bisa terbang dan tak akan kembali lagi

 

Mata-mata kami berbinar tangan-tangan kami bergetar

Saat menyebut masa depan

Dengan membawa budaya Indonesiaku

Yang tertanam hebat sedari dulu

 

Bagian yang Berjudul

Ingatkah engkau pada sebuah waktu

tentang di mana kau terus memandangiku tanpa bosan.

 

Yang kau ingat adalah tempatku

di mana bercerita adalah waktu tempatku terus berusaha

untuk selalu mengingatmu jua.

Tanpa rasa bosan yang mendera

 

Cerita ini selalu tetang kau dan selamanya untukmu,

dan aku akan mengunci pintu memoriku,

agar ingatan tentangmu tidak pernah pudar,

atau tidak pernah hilang dari ingatan

 

Aku yang selama ini, adalah bagian yang berjudul dari hidupmu.

Terus saja menggerusku untuk tetap berlari,

tidak mengejarmu,

hanya saja aku ingin menghindar dari tempatmu membuat luka.

 

Aku sadar,

betapa indah saat ini bila aku tetap bersamamu,

bercerita hingga larut malam.

Tanpa resah,

aku tetap senantiasa berdamping erat padamu.

Aku, bagian yang hilang dari hidupmu.

 

Penganggit: Boing Tegar B

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here