SU Molor, Minimnya Partisipan Jadi Kendala Utama

0
101

UMS, Pabelan-Online.com – Sidang Umum (SU) yang diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) hingga saat ini belum usai dan tidak menemui titik temu. Hal tersebut lantaran minimnya partisipan yang hadir.

Selaku Ketua MPM, Burhaudin Yahya, menuturkan bahwa pada saat diselenggarakannya SU hanya enam mahasiswa perwakilan dari Keluarga Mahasiswa (Kama) yang hadir. Minimnya perserta yang hadir membuat keputusan dalam SU tersebut tidak menghasilkan apapun. “Keputusan SU selanjutnya saya selaku ketua MPM mengembalikan wewenang kepada Wakil Rektor (WR) III,” tuturnya, Jumat (22/7).

Sementara itu Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Kiki Tyas Nuerventya menjelaskan, selain partisipasi peserta yang hadir juga dari beberapa Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas (BEM-F) yang menyatakan tidak akan mendukung SU. Maka dari itu SU mundur dari jadwal yang seharusnya dilaksanakan.

Sebelumnya pihaknya juga sudah menghubungi semua BEM Fakultas (BEM-F) untuk membahas SU yang terhambat. “Kita sudah komunikasi bahkan mereka sudah siap datang tapi ternyata partisipasinya masih terus kurang,” jelasnya, Senin (23/7).

Tyas menambahkan bahwa masa jabatan BEM-U dan DPM-U sesuai Surat Keputusan (SK) Rektor adalah akhir bulan Juli. Ketika SU tidak terlaksana hingga akhir bulan pihaknya tidak bisa melaksanakan karena tidak punya legalnya.

Ia juga berharap sebelum masa akhir jabatan, SU dapat terlaksana mengingat hal tersebut juga sebagai pembaharuan regulasi, laporan pertanggung jawaban dan regenerasi anggota. “Sangat disayangkan semenjak AD/ART ataupun Kama UMS dibentuk sejak 2004 berhenti di tahun ini, yang kita lakukan seharusnya pembaharuan yang lebih baik bukan penurunan,” tutupnya.

 

Reporter           : Muhammad Sukma Aji

Editor               : Aprilia Indra S.P

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here