Mahasiswa Unsoed Lakukan Aksi Penolakan Uang Pangkal

0
91

UMS, Pabelan-Online.com –Mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) melakukan aksi penolakan terhadap peraturan baru yang memberlakukan uang pangkal pada mahasiswa yang lolos melalui seleksi mandiri, Kamis, (12/7/2018). Aksi yang diikuti 350 mahasiswa itu menuntut pencabutan Surat Keputusan (SK) Rektor dan transparasi anggaran di kampus yang berlokasi di Purwokerto tersebut.

Sebagaimana yang termaktub dalam Pasal 8 Ayat (1) di Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia No. 39 Tahun 2)17. Perguruan tinggi dapat memungut uang pangkal dan/atau pungutan lain selain uang kuliah tunggal dari mahasiswa baru program sarjana, program diploma dan kelas internasional yang diterima melalui seleksi jalur mandiri.

Merujuk pada peraturan tersebut, apa yang ditetapkan oleh Rektor Unsoed telah dilegalkan pemerintah. Dilansir dari cahunsoed.com, keputusan yang didasarkan atas SK Rektor No. 947/UN23/PP.01.00/2018 tersebut tidak bisa diterima lantaran terdapat ketidaksesuaian dengan peraturan pemerintah No. 74 Tahun 2012 tentang perubahan atas peraturan pemerintah No. 23 tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan badan layanan umum (BLU) pasal 9 ayat 10.

Dalam Pasal 9 Ayat 10, tertulis bahwa pendelegasian kewenangan penetapan tarif layanan sebagaimana dimaksud pada ayat 9 ditetapkan dalam peraturan menteri keuangan. Adapun isi dari ayat 9 ialah Menteri Keuangan sesuai dengan kewenangannya, dapat mendelegasikan kewenangan penetapan tarif layanan kepada menteri/pimpinan lembaga dan/atau pemimpin BLU.

“Sebenarnya, Rektor Unsoed tidak berwenang untuk menetapkan tarif uang pangkal,” kata Andre Soaduon, salah satu Tim Kajian Soedirman Melawan, dilansir dari cahunsoed.com.

Dilansir dari akun instagram @bem_unsoed, aksi tersebut belum berujung titik temu lantaran saat itu massa aksi tidak dapat bertemu dengan Rektor Unsoed terkait, Suwarto. Hal tersebut karena sang rektor sedang melakukan kunjungan dengan Gubernur Semarang. Namun, ketika massa aksi mengonfirmasi ke pihak sekretaris gubernur ternyata diketahui bahwa gubernur sedang melawat ke Jakarta.

Selain Unsoed, ada beberapa kampus negeri yang juga memberlakukan uang pangkal, yaitu Universitas Diponegoro(Undip), Universitas Brawijaya (UB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), dan Universitas Airlangga (Unair). Sementara itu, Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Negeri Yogyakarta (UGM) menyumbang di daftar universitas yang tidak memberlakukan uang pangkal.

Penulis: Afitasari Mulyafi

Editor: Livia Purwati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here