Diisukan Upah Pementor Tak Turun, KMF Hukum Beri Klarifikasi

0
37

UMS, Pabelan-online.com – Isu yang beredar terkait upah pementor Fakultas Hukum tahun lalu yang tidak cair mendapat tanggapan dari ketua Mentoring Fakultas Hukum tahun lalu. Selaku mantan ketua mentoring Fakultas Hukum (FH), Kiki Eko Prasetio menegaskan bahwa berita yang beredar itu tidaklah benar.

Kiki menegaskan bahwa pihak mentoring FH memang telah menerima dana dari Lembaga Pengembangan Al Islam dan Kemuhammadiyahan (LPIK), namun setelah menerima dana tersebut ia langsung mengumumkan kepada seluruh pementor FH untuk segera mengambil upah tersebut. Masalahnya sampai saat ini masih ada lima orang yang belum mengambil upah tersebut. “Dananya itu sudah turun dari setelah lebaran dan langsung saya serahkan ke bendahara untuk langsung dibagikan kepada pementor,” ucap Kiki, Selasa (16/10/2018).

Pihaknya mengaku sangat terkejut dengan beredarnya berita tersebut. Padahal pihaknya mengaku sudah sangat mempermudah para pementor yang ingin segera mengambil upah.Pementor yang masih belum mengambil upahnya tersebut juga tergolong pementor yang jumlah pertemuannya sedikit.

Menurut kiki diantara pementor yang belum mengambil upah, ada dua orang yang memang sudah keluar dari statusnya sebagai pementor. Kiki menambahkan bahwa dana-dana yang yang masih tersisa itu masih dipegang oleh bendahara lama mentoring FH. Ia mengatakan bahwa sampai saat ini pihaknya masih  menunggu jika ada pementor yang ingin mengambil upah nya. Kiki juga menjelaskan bahwa jika upah yang masih dipegang oleh bendahara lama tersebut tidak kunjung diambil, maka dana tersebut akan dialih fungsikan menjadi kas mentoring FH tahun ini. “Saranku untuk yang belum mengetahui silahkan diklarifikasi dulu sebelum menyebar berita,” tambah Kiki, Selasa (16/10/2018).

Sama dengan Kiki, Muhammad Indra Bangsawanselaku pementor FH  tahun lalu ia sangat menyayangkan dengan tersebarnya berita seperti ini. Ia mengaku bahwa dirinya langsung mendapatkan upah setelah diumumkan ketua bahwa upah sebagai pementor bisa diambil. Menurut Indra Hal tersebut terjadi karena masih kurangnya kesadaran dari para pementor. Indra berpesan kepada para pementor yang masih belum menerima upah bisa lebih aktif lagi mencari informasi. “Jika ada masalah seperti ini jangan sampai di besar-besarkan keluar mentoring,” Selasa (16/10/2018).

 

Reporter              : Naufal Abdurrahman Musa

Editor                    : Anisa Cintya Putri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here