Siapkan Indonesia Tangguh Bencana, Dwikorita: Teknologi Harus Dikembangkan

0
104

UMS, pabelan-online.com – Akhir-akhir ini, bencana dengan buas melanda beberapa titik di Indonesia. Bersamaan dengan itu, mulai memasuki era Revolusi Industri 4.0, dimana berbagai teknologi telah berkembang pesat. Momen pesatnya teknologi sekaligus dapat menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk mengantisipasi bencana.

Program studi (Prodi) Pendidikan Teknik Informatika (PTI) bekerja sama dengan Pendidikan Geografi (PG), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), dalam menyelenggarakan Seminar Nasional GEOTIK.

Seminar yang bertajuk “Internet Baik dan Pendidikan Tangguh Bencana di Era Revolusi Industri  4.0”  menghadirkan dua pembicara yang ahli dalam bidangnya masing-masing. Yakni Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati dan Kepala Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), Jazi Eko Istiyanto.

Dwikorita memaparkan, bahwa BMKG berperan besar dalam mengawasi keadaan cuaca dan iklim di Indonesia, maupun mengantisipasi bencana alam yang akan menerpa bangsa. Ia membeberkan fakta bahwa pada tahun 2018, tercatat ada 11.900 bencana gempa bumi melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

Baca Juga: Dua Joki Baitul Arqam Tertangkap Basah

Menginjak era Revolusi Industri 4.0 ini, Dwikorita berpandangan, masyarakat mesti melek teknologi agar dapat beradaptasi dengan kondisi alam yang potensi bencananya cukup tinggi. “Teknologi yang telah mumpuni kali ini harus benar-benar dikembangkan demi Indonesia tangguh bencana,” ujar mantan Rektor UGM ini tegas, Selasa (02/04/2019).

BAPETEN pun tak ketinggalan memainkan peran utamanya untuk mengawasi kegiatan nuklir yang berada di dalam maupun luar negeri. Jazi Eko menyadarkan audiens mengenai pentingnya peran teknologi di era Revolusi Industri 4.0.

Bahkan saat ini beberapa teknologi pengawas bencana bisa diunduh secara gratis lewat smartphone, seperti aplikasi Info BMKG. “Aplikasi Info BMKG sangat membantu masyarakat untuk selalu bersiap atas bencana alam,” tuturnya, Selasa (02/04/2019).

Berbagai macam teknologi yang telah hadir, semua orang diharapkan mampu mempergunakannya dengan bijak. Jazi juga berharap, para mahasiswa PTI dapat memberikan ilmu informatika yang mumpuni untuk masyarakat supaya ikut serta mewujudkan Indonesia tangguh bencana.

Reporter : Alvanza Adikara Jagaddhita, Mg_Annisa

Editor      : Rifqah