Belum Pengumuman SBMPTN, Unair Telah Menyambut Lima Mahasiswa Baru Berprestasi

0
366

pabelan-online.com – Dua hari sebelum penutupan pendaftaran SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri), Universitas Airlangga menyatakan telah langsung menerima lima mahasiswa berprestasi yang mendaftar lewat jalur SBMPTN.

Dilansir dari surabaya.tribunnews.com, Moh Nasih, selaku Rektor Unair menerangkan, bahwa penerimaan secara langsung mahasiswa berprestasi digelar sebagai wujud keterbukaan Unair pada masyarakat. Sehingga prestasi yang dimiliki dapat digunakan sebagai pertimbangan jika dirasa nilai mereka lebih rendah dari yang lain.

“Jadi transparan, tahu prestasi anak dan nggak jadi fitnah, nilainya nggak sebesar yang gagal tapi dapat diterima. Sekarang masih proses jika ada yang memiliki prestasi hafidz,” tambahnya.

Dalam penerimaan kelima mahasiswa, Universitas Airlangga (Unair) memperhitungkan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan prestasi yang telah diraih, serta jurusan yang mereka pilih.

Diantara mahasiswa yang terpilih salah satunya adalah Alifia, alumni dari SMAN 08 Surabaya. Alifia memiliki prestasi menjadi juara nasional perlombaan lingkungan yang diselenggarakan Kementerian ESDM, berjenjang dari kota sampai tingkat nasional. Nilai UTBKnya 592.

Alifa juga menambahkan, “Nilai matematika saya 600 dan memilih program studi (prodi) Ekonomi Pembangunan sebagai pilihan pertama,” ujarnya, Sabtu (22/06/2019)

Alumni SMAN 1 Soko Mojokerto, Ahmad Alifiandy, adalah mahasiswa lain yang diterima. Ia menempatkan Sastra Inggris pada pilihan kedua dan diterima di prodi tersebut dengan nilai UTBK rata-rata 611. Prestasi yang ia miliki yakni pernah menjuarai Festival Bahasa Jerman.

Hasnia Salma, alumni dari SMA Taruna Nusantara Magelang diterima di prodi Ilmu Gizi pernah menjadi juara dalam Lomba Matematika di UNS. Ia diterima dengan nilai UTBK rata-rata 655.

Alumni SMAN 03 Surabaya, Adelia Oktavia Putri Alumni, diterima di prodi Ilmu Sejarah dengan nilai UTBK rata-rata 560. Prestasi yang Adelia raih adalah Juara III Kejurnas Atletik, Juara III Popda, dan Juara III Kejurda Atletik.

Terakhir Alvina Dewi, alumni dari SMA 10 Surabaya, memperoleh Juara I dalam Public Speaking Jatim Open. Dengan nilai UTBK rata-rata 551,8, Alvina diterima pada pilihannya yang kedua, prodi Sosiologi.

 

Moh Nasih menegaskan bahwa selain mengapresiasi prestasi, nilai UTBK tetap menjadi pertimbangan yang utama. Jika nilai UTBK tidak memenuhi standar, maka tidak diterima.

Ia juga menambahkan, “Tidak ada passing grade sebagai acuan dalam SBMPTN kali ini.” Hal ini ditengarai perbedaan pendaftar yang saat ini baru 17.000 pada 22 Juni 2019, berbeda dengan tahun lalu yang mencapai 44.000 pendaftar.

Moh Nasih menerangkan, bila nilai UTBK berada diatas 600, kemungkinan diterima akan lebih besar daripada yang nilai UTBK-nya 500.

“Dengan menjadikan nilai dan jurusan pilihan pertimbangan, kesempatan pendaftar untuk diterima jauh lebih besar pada SBMPTN,” ungkapnya, dikutip dari surabaya.tribunnews.com (22/06/2019).

Reporter        : Fajar Suryana

Editor             : Annisavira Pratiwi