Kurang Sosialisasi, Mahasiswa UMS Tidak Tahu LPIDB Buka Kursus TOEP

0
806

UMS, pabelan-online.com – Mengingat masih banyaknya mahasiswa yang belum lulus TOEP, LPIDB berupaya meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa dengan mengadakan kursus TOEP. Namun, informasi adanya kursus ini tidak menjangkau semua mahasiswa.

Pelaksanaan Test of English Proficiency (TOEP) di UMS dilakukan di bawah naungan LPIDB (Lembaga Pengembangan Ilmu Dasar dan Bahasa). Untuk mempersiapkan TOEP, LPIDB memberikan fasilitas pengajaran bahasa Inggris, diantaranya melalui mata kuliah EAP (English for Academic Purposes), SETP (Standardized English Test Preparation), dan pelaksanaan ETP (English Tutorial Program).

Setiap universitas, baik negeri maupun swasta pada umumnya memiliki standar poin tertentu untuk kelulusan TOEP. Adapun standar kelulusan TOEP di UMS minimal 500 poin. Namun apabila mahasiswa masih belum mampu mencapai target kelulusan TOEP dengan fasilitas yang telah disediakan, LPIDB menyediakan alternatif akhir berupa layanan kursus TOEP sebagai penunjang kemampuan mahasiswa berbahasa Inggris.

 Baca Juga MUI: Kemenristekdikti Harus Perjelas Maksud Radikalisme dan Intoleransi

Yeny Prastiwi, selaku Kepala Bidang Pengembangan dan Pelayanan Bahasa, mengatakan bahwa biaya pelayanan kursus yang disediakan LPIDB UMS lebih terjangkau dibandingkan dengan kursus pada umumnya. Biaya kursus untuk sepuluh kali pertemuan sebesar Rp 1.750.000,- per grup. “Untuk daftar itu sebenarnya tidak harus datang kesini, kami sudah membuat pendaftaran lewat online,” tukasnya.

Di sisi lain, Wakhidatus Sholekhah, mahasiswa Pendidikan Agama Islam mengatakan bahwa ia tidak mengetahui jika LPIDB mengadakan kursus bahasa Inggris. Hal ini lantaran adanya kemungkinan kurangnya sosialisasi dari LPIDB kepada mahasiswa.

“Saya baru tahu sih ada kursus TOEP di LPIDB, tapi saya kira bagus jika diikuti,” ujarnya (27/07/2019).

 

Reporter         : Sukma Dwi Astuti

Editor             : Annisavira Pratiwi