Dianggap Belum Sah, KAMA FT Desak BEM dan DPM UMS Dilantik Ulang Sesuai AD/ART

0
430

 Ketua DPM Fakultas Teknik, Ajik Habib Ma’sum

UMS, pabelan-online.com – Meski menghargai hasil kongres Student Government, KAMA FT UMS menyatakan sikap tidak mengakui status pelantikan BEM dan DPM UMS.

Keluarga Mahasiswa Fakultas Teknik (KAMA FT) membuat press release tentang pernyataan sikap mereka terhadap kongres Student Government Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Pernyataan sikap diunggah melalui platform Instagram milik Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FT.

Ajik Habib Ma’sum, Ketua DPM FT menuturkan, KAMA FT sebenarnya mendukung penuh pembentukan Student Government. KAMA FT menganggap DPM Universitas (DPM-U) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM-U) dibutuhkan untuk koordinasi serta menjadi jembatan antarfakultas.

Namun, KAMA FT mempertanyakan apakah kongres 27-30 Juni 2019 hanya sebatas mainan. “Maksudnya mainan itu, apakah kongres penting enek (ada-red) setelah itu wis (sudah-red) dilepaskan?” terang mahasiswa yang akrab disapa Ajik, Senin (29/07/2019).

KAMA FT menghargai hasil kongres, tetapi belum mau mengakui status pelantikan BEM-U dan DPM-U sebab proses pelantikan yang dilakukan melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART). “ART pasal 12 itu kan sebenarnya yang melantik DPM-U dan BEM-U dari Majelis Persmusyawaratan Mahasiswa (MPM),” tukasnya.

Mewakili KAMA FT, Ajik berharap baik BEM-U dan DPM-U dilantik ulang sesuai dengan ART Pasal 12 yang telah disepakati. Ia menambahkan, jika ada suatu hal yang mengharuskan koordinasi dengan BEM-U dan DPM-U, pihaknya akan bekerja sama jika telah sesuai alur. “Jadi semisal belum dilantik MPM, kita belum bisa ikut berkontribusi,” tandas Ajik.

Senada dengan DPM FT, Ketua Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro (KMTE), Hari Bangun membenarkan bahwa dirinya telah berdiskusi dengan DPM FT dan BEM FT mengenai hasil kongres Student Goverment. Ia pribadi sebenarnya juga menghargai hasil tersebut, namun menurutnya bila kenyataan menunjukkan ada yang salah seharusnya segera dibenahi.

“KAMA FT tetep mempertahankan argumen bahwa ini sebenarnya salah, mendesak (BEM-U dan DPM-U) dilantik kembali melalui MPM sesuai AD/ART,” jelas Hari, Senin (29/07/2019).

Reporter              : Yusuf Apriyanto

Editor                    : Rifqah