Kemenristekdikti Sarankan Mahasiswa Tak Demo Lagi

0
59

 pabelan-online.com – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia (Kemenristekdikti RI) sarankan agar mahasiswa tidak demo kembali. Lantaran sebagian tuntutan mereka sudah terpenuhi.

Pada hari Senin, 30 September 2019 para mahasiswa kembali menggelar aksi demo di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Tak hanya di Jakarta, dari berbagai penjuru daerah juga menggelar aksi demonstrasi serupa, seperti Kendari, Malang, Makassar, hingga Banjarmasin.

Dilansir dari detiknews, Muhammad Nasir selaku Kemenristekdikti mengharapkan para mahasiswa tak lagi berdemo, sebab sebagian tuntutan mereka (mahasiswa-red)  mengenai penundaan Rancangan Undang-Undang (RUU) sudah dipenuhi oleh DPR. “Yang didemokan apa? RUU itu sudah tidak dibahas oleh DPR, kan mestinya nggak ada (demo) lagi,” pungkas Nasir usai pertemuan dengan rektor perguruan tinggi negeri (PTN) Indonesia di kantornya, Senin (30/9/2019).

Baca Juga Aksi dan Tuntutan Mahasiswa Dapat Dukungan Aliansi Akademisi

Terkait dengan revisi Undang-Undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nasir meminta agar mahasiswa menempuh jalur konstitusi, yaitu melakukan judicial review (JR) ke Mahkamah Konstitusi (MK). “RUU KPK kan undang-undang, kalau undang-undang harusnya ke MK,” jelas Nasir, Senin (30/09/2019).

Nasir mengaku apresiasi sebagian mahasiswa yang menempuh jalur MK untuk menguji UU KPK. Dikutip dari detiknews.com, Ia menambahkan, secara pribadi mendukung upaya untuk penguatan KPK, karena untuk keperluan pemberantasan korupsi.

Reporter         : Rifqah

Editor              : Annisavira P