Mahasiswa Teknik Sipil UMS Boyong Dua Juara Ajang Nasional

0
329

UMS, pabelan-online.com Civil Engineering Unity for Building Innovation and Creativity (CUBE) meraih juara III untuk Team Hypebeast dan juara Harapan II untuk Team Bratasena dalam Lomba National Concrete Competition (NCC) – Civil Expo ITS 2019.

Lomba tersebut diselenggarakan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Kamis – Minggu (3-6/10/2019). Salah satu anggota Tim Bratasena, Muhammad Abdurohim mengungkapkan bahwa dari pihak CUBE mengirimkan tiga tim untuk mengikuti perlombaan Civil Ekspo ITS 2019.

Untuk dua tim mengikuti perlombaan NCC Beton dan yang satu tim mengikuti perlombaan Dynamic Load Bridge Competition (DLBC). Akan tetapi yang lolos hanya dua tim yang mengikuti lomba NCC yaitu Tim Hypebeast dan Tim Bratasena. “Untuk yang lolos ke tahap final (akhir-red) itu hanya tim beton,” ungkapnya, Rabu (9/10/2019).

Abdurohim menambahkan, alur pembuatan beton dilakukan melalui kajian pustaka dengan membaca jurnal-jurnal yang ada di internet, maupun di perpustakaan. Dari situ didapatkan material yang cocok untuk digunakan dalam campuran beton.

Setelah material itu terkumpul, proporsi setiap material dilakukan untuk menentukan seberapa banyak material tersebut yang cocok dan pas untuk campuran beton. “Setelah itu desainnya terbuat, kami baru bisa menulis proposal dan membuatnya, kira-kira satu bulan lebih,” tambahnya.

Baca Juga Sepatu Bermerek Rawan Hilang di Masjid Sudalmiyah Rais

Salah satu anggota Tim Hypebeast CUBE, Fauzi Mubarak mengungkapkan bahwa tidak ada tahap penyisihan dalam lomba tersebut karena penyeleksian perlombaan tersebut dilakukan dengan menggunakan seleksi proposal.

Apabila proposal itu disetujui, maka otomatis lolos dan masuk dalam tahap final. “Proposal itu sebagai pengecil kita lolos apa enggak, setelah proposal kita lolos otomatis kita langsung masuk ke babak final,” ujarnya, Rabu (9/10/2019).

Untuk kendala yang dihadapi dalam perlombaan ini, paling sulit mencari bahan yang akan digunakan dan dalam menentukan proporsi material yang digunakan dalam lomba, lantaran perlu beberapa percobaan hingga dapat menentukan proporsi yang tepat.

“Kalau masalah pencarian barang kami harus terjun langsung ke lapangan, lalu kita survey banyak apa enggak, kalau masalah hasil dari trial (percobaan-red) kami mencoba variasi dengan menggunakan bahan tambah itu sendiri,” tambahnya.

Salah satu mahasiswa Teknik Sipil, Zulhan Prasid Mahmudi, mengungkapkan bahwa ia turut merasa senang dan bangga atas kemenangan yang diraih oleh CUBE karena dua tim dari CUBE dapat naik podium dan bersaing dengan universitas – universitas besar.

“Saya tau final itu kan lawannya ada yang dari ITS, ada yang dari unversitas-universitas besarlah, dan kita dari UMS alhamdulillah dua tim bisa naik podium,” tukasnya bangga, Rabu (9/10/2019).

 

Reporter: Akbar

                Sulkhan Fajra Affani

                Mg_Imam Rizqi, Mg_Dhina

Editor : Widia Arum Pratiwi