LPPM UMS: Terbitkan Jurnal untuk Menunjang Kinerja Pengabdian Masyarakat

0
247

UMS, pabelan-online.com – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) berencana terbitkan tiga jurnal pengabdian masyarakat pada semester ini. Jurnal ini diharapkan dapat mendukung kinerja dosen dan mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat.

Wakil ketua LPPM, Kuswaji Dwi Priyono mengungkapkan ketiga jurnal pengabdian masyarakat yang akan diterbitkan merupakan pengabdian kerja sama antara dosen dengan mahasiswa di tingkat program studi. Tiga jurnal itu sebagai tambahan jurnal pengabdian masyarakat untuk bidang MIPA dan kesehatan, sosial ekonomi, psikologi, bidang teknik dan kerekayasaan.

“Harus dibangun kesadaran karena UMS kelemahannya tidak ada Kuliah Kerja Nyata, sehingga lemah dalam pengabdian masyarakat,” ungkap Kuswaji, Rabu (4/3/2020)

Karena peraturan memberlakukan perguruan tinggi wajib melaporkan kinerja penelitian dan pengabdian masyarakat, maka kegiatan harus diterbitkan dalam jurnal. Kuswaji mengatakan, bahwa seluruh kegiatan dosen yang diwadahi dalam konsorsium akan diterbitkan.

Selanjutnya, jurnal-jurnal ini diharapkan dapat mendukung kegiatan pengabdian masyarakat di UMS. Sedangkan dalam kinerja akan dinilai selama tiga tahun dan saat ini posisi UMS dalam predikat sangat baik, sehingga akan di tingkatkan ke predikat unggul.

Baca JugaDigital Journalism: Inovasi atau Mati

Dalam tri darma pendidikan tinggi, dosen maupun mahasiswa harus melakukan tiga kegiatan yang meliputi pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Oleh karena itu, dosen harus selalu berkolaborasi dengan mahasiswa dalam melakukan kegiatan pengabdian masyarakat. “Dosen kita selama ini kegiatan paling banyak di Solo Raya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Wakil Dekan (WD) III Fakultas Geografi, Choirul Amin menuturkan bahwa pengabdian masyarakat penting dilakukan guna melatih berpikir logis dan analitis. Penerbitan jurnal yang dilakukan UMS bertujuan agar dunia mengetahui sebaik apa UMS mengabdi, sehingga pengakuan di mata dunia menjadi semakin baik.

“UMS sudah banyak mengabdi, cuma belum pinter mem-fring dan mempublikasikannya ke khalayak ramai,” tutur Choirul, Sabtu (7/3/2020).

Chairul juga menambahkan, bahwa untuk menarik minat mahasiswa perlu adanya iming-imingan, seperti mendapat pahala, menambah pengalaman untuk mengisi Curriculum Vitae (CV) saat melamar pekerjaan, dan mendapat kenalan sehingga mempunyai jaringan yang luas.

Reporter         : Senly Aprilina

Editor             : M. Sukma Aji