Setelah Proses Pengajuan Banding, Akhirnya Prodi Ilmu Gizi UMS Mendapat Akreditasi A

0
214

UMS, pabelan-online.com – Berbeda dengan pencapaian dua tahun sebelumnya, Prodi (Program Studi) Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sudah berganti akreditasi dari B menjadi A. Lantaran Prodi Ilmu Gizi mengajukan permohonan banding terkait hasil akreditasi ke pihak Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes).

Akreditasi Prodi Ilmu Gizi FIK UMS baru-baru ini telah resmi berganti akreditasi dari B menjadi A. Proses pencapaian akreditasi Prodi Ilmu Gizi sudah dilakukan sejak dua tahun sebelumnya. Namun, pada tahun 2019 lalu Prodi Ilmu Gizi UMS hanya mendapat nilai akreditasi B, yang di mana nilai akreditasinya hampir mendekati nilai A, karena hanya selisih dua poin.

Menurut keterangan dari Ketua Program Studi (Kaprodi) Ilmu Gizi UMS, Endang Nur Widiyaningsih, hal tersebut yang membuat Prodi Ilmu Gizi mengajukan permohonan banding terkait hasil akreditasi ke LAM-PTKes, supaya bisa dinilai kembali dan pengajuan permohonan banding tersebut melalui perantara universitas.

Setelah pengajuan permohonan banding tersebut, LAM-PTKes akhirnya menyetujui dan telah diverifikasi. Dengan demikian, Prodi Ilmu Gizi berhasil terakreditasi A. “Untuk mencapai akreditasi A itu sendiri harus memenuhi semua standar yang sudah menjadi syarat ketentuan,” ungkap Endang, Kamis (12/3/2020).

Baca JugaTak Sesuai Rasio Ideal Dikti, BPSDM UMS Terus Oprec Dosen Baru

Akreditasi ini tak lepas dari proses pencapaian yang berjalan dengan baik serta diiringi dengan keterlibatan dari civitas academica. Tidak hanya dosen saja, tetapi mahasiswa, rektor, serta alumni juga ikut terlibat dalam hal ini. Peran mahasiswa sendiri terlibat dalam hal wawancara, seperti memberikan keterangan yang diperlukan dan kegiatan seperti himpunan mahasiswa juga menjadi penilaian buram yang mendukung.

Endang juga mengatakan, bahwa Prodi Ilmu Gizi yang sudah terakreditasi A akan menjadi motivasi untuk berusaha lebih baik lagi kedepannya, karena mempertahankan akreditasi A tersebut tidak mudah,  harus diiringi juga dengan meningatkan kualitas lulusan yang layak. Ia menambahkan, dari pihak Prodi Ilmu Gizi juga terus memperbaiki diri untuk penilaian akreditasi lima tahun mendatang.

Dwi Triska Novemia, salah satu mahasiswa Prodi Ilmu Gizi mengaku senang atas perubahan akreditasi di prodinya. Ia mengatakan, bahwa perubahan ini juga selaras dengan visi dan misi Prodi Ilmu Gizi, yang menargetkan menjadi teladan bagi Prodi Ilmu Gizi di universitas lain pada tahun 2029 mendatang.

“Dengan adanya perubahan ini saya berharap prodi dapat berguna bagi mahasiswa, dosen, dan semua yang ada di Prodi Ilmu Gizi ini,” harapnya, Kamis (12/3/2020).

Reporter              : Mg_Aysah, Mg_Gardena, dan Mg_Tyas

Editor                    : Panji Lumintang