Relawan Psikologi UMS dan HIMPSI Jateng Beri Layanan Konsultasi Gratis Guna Redakan Cemas Akibat Corona

0
161

UMS, pabelan-online.com – Maraknya informasi yang beredar seputar pandemi Corona Virus Disease-19 (Covid-19) menimbulkan kecemasan bagi masyarakat. Untuk mengatasi hal tersebut, relawan Psikologi  Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) wilayah Jawa Tengah (Jateng) memberikan layanan konsultasi secara gratis via daring bagi masyarakat yang merasa cemas akibat wabah tersebut.

Pada Kamis 12 Maret 2020, World Health Organization (WHO) telah menetapkan Covid-19 sebagai pandemi atau wabah yang meluas ke berbagai negara, hal tersebut membuat masyarakat semakin waspada.

Banyaknya informasi yang beredar mengenai Covid-19 dapat  memengaruhi kesehatan mental. Dengan terus-menerus terpapar informasi, baik yang terpercaya maupun tidak akan mengakibatkan psikis terganggu, seperti munculnya rasa takut dan khawatir yang berlebihan terhadapat kesehatan diri sendiri.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, relawan Psikologi yang terdiri dari 50 dosen Fakultas Psikologi (FP) UMS dan beberapa instansi HIMPSI se-Jateng memberikan layanan konsultasi secara gratis. Layanan konsultasi tersebut terbuka untuk masyarakat umum yang merasa cemas terhadap penyebaran Covid-19. Masyarakat dapat melakukan konsultasi dengan menghubungi melalui aplikasi whatsapp, berupa pesan atau telepon.

Selaku Dekan FP, Susatyo Yuwono menuturkan bahwa tujuan dari konsultasi tersebut adalah untuk memfasilitasi masyarakat yang membutuhkan bantuan psikolog. “Kami dari unsur psikolog se-Jateng ingin membantu meringankan beban ini sesuai kompetensi kami,” tuturnya ketika diwawancarai tim pabelan online via whatsapp, Kamis (26/3/2020).

Jadwal untuk layanan konsultasi dengan sistem daring tersebut, untuk setiap psikolog diberi waktu dua  jam, kemudian klien dapat menghubungi dan berkonsultasi dengan  psikolog pada waktu yang sudah ditentukan. Susatyo mengatakan, jika sistem tersebut cukup efektif dan sudah ada yang berkonsultasi sekitar 183 klien dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca Juga : Baitul Arqam Ditunda, LPPIK Upayakan Cara Daring

Mengenai informasi tentang Covid-19 ini, Susatyo berharap masyarakat dapat lebih cermat dalam menanggapi setiap informasi yang ada. Masyarakat diharapkan tidak tergesa-gesa dalam menyebar informasi mengenai Covid-19 tersebut, sehingga tidak membuat orang lain semakin resah. Ia juga menambahkan, bahwa konsultasi ini akan dilakukan sampai kondisi normal kembali.

Fibiyan Aflah, selaku Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FP UMS memberikan tanggapannya, yakni berupa dukungan  terhadap  konsultasi gratis tersebut. Konsultasi gratis ini dapat menjadi upaya-upaya preventif dan edukasi bagi masyarakat serta membantu masyarakat dalam memelihara kesehatan mental.

Selain itu, ia juga berpendapat bahwa dengan adanya konsultasi ini menjadi kesempatan bagi para psikolog untuk berperan besar terhadap masyarakat yang lebih luas.

Mahasiswa dari FP ini juga menambahkan tentang penyebab banyaknya masyarakat yang semakin cemas mengenai wabah Covid-19. Ia mengatakan, penyebabnya karena terlalu banyak asumsi publik yang tidak pasti dan mengakibatkan masyarakat semakin cemas.

“Makanya jangan banyak berasumsi, kita tunggu saja instruksi dan informasi dari pemerintah,” tuturnya ketika diwawancarai via whatsapp, Jumat (27/3/2020).

Reporter         : Mulyani Adi Astutiatmaja

Editor             : Rifqah