Harus Ada Informasi yang Jelas

0
304

Prosesi wisuda tentu menjadi momen membahagiakan yang ditunggu-tunggu mahasiswa. Sebab wisuda merupakan peresmian sekaligus perayaan atas selesainya masa studi, yang telah dengan susah payah diperjuangkan. Namun, lantaran di tengah situasi pandemi seperti ini, kampus membatalkan prosesi wisuda periode tiga pada 28 Maret 2020, demi kebaikan seluruh warga kampus. Hal ini dapat dimaklumi.

Kampus lalu memberikan alternatif bagi calon wisudawan yang ingin mengikuti prosesi wisuda, yakni dengan meminta calon wisudawan mengonfirmasi ulang keikutsertaan wisuda pada periode empat. Tapi, sampai saat ini tidak ada informasi resmi dari pimpinan kampus terkait pengembalian atau pengalihan biaya wisuda. Hal ini mengecewakan calon wisudawan, lantaran tak adanya kejelasan. Karena tak mau rugi, wisudawan memilih mengikuti prosesi wisuda periode empat pada 13 Juni 2020.

Karena situasi yang membatasi kontak fisik ini pula, buku, kalung medali wisudwan, serta ijazah, dan transkrip dikirimkan melalui pos ke alamat wisudawan masing-masing. Hanya akun media sosial kampus yang mengatakan biaya wisuda dialihkan untuk biaya penerbitan, asuransi, dan pengiriman ijazah tersebut. Di jejaring sosial pula, calon wisudawan membalas dengan nada pesimis, hanya bisa bersungut-sungut.

Paling-paling calon wisudawan menyampaikan kesah, bercerita panjang lebar -agar diperhatikan-, menanti kejelasan yang mencerahkan. Calon wisudawan tak menerima informasi resmi dari kampus terkait biaya wisuda. Apalagi di situasi serba sulit ini, mahasiswa tak dapat mengunjungi kampus, kampus mestinya memberikan informasi kebijakan yang diputuskan, sebagaimana kampus menginstruksikan kuliah daring dengan maksimal nan kreatif.

Di instansi yang akan melahirkan intelektual ini, akuntanbilitas dan transparansi informasi harus ditegakkan. Tak adanya gambaran informasi akan cenderung menimbulkan asumsi yang resistan secara masif. Dugaan-dugaan akan berseliweran di pikiran dan bahkan mungkin menjadi kebenaran yang tak perlu dibuktikan. Nalar mahasiswa akan bermain dalam hal ini.