UMS: Kampus Swasta Pertama di Indonesia yang Lakukan Pengukuhan Guru Besar Secara Online

0
459

UMS, pabelan-online.com – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar acara Pengukuhan Guru Besar terhadap Anton Agus Setyawan di bidang Ilmu Manajemen pada Rabu, 13 Mei 2020. Pengukuhan ini dilakukan secara daring akibat dari pandemi Corona Virus Disease-19 (Covid-19) yang tak kunjung reda.

Dengan tetap menerapkan imbauan dari pemerintah untuk melakukan social distancing, dalam pengukuhan ini Anton berada di rumahnya. Sedangkan Sofyan Anif, selaku Rektor UMS memimpin pengukuhan ini sebagai Majelis Guru Besar di Auditorium Mohammad Djazman UMS.

Turut hadir pula Wakil Rektor (WR) I, Muhammad Da’i yang mengalungkan samir toga kepada Anton berdasarkan mandat dari rektor.

Pengukuhan ini telah disetujui oleh Dinas Pendidikan dan Perguruan Tinggi (Dikti) dan ditetapkan pada 26 Desember 2019 lalu oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Anwar Makarim.

Dalam acara ini, Anton menyampaikan pidato pengukuhannya yang berjudul “Relationship Marketing, Kemitraan Strategis dan Kesenjangan Kesejahteraan di Indonesia”. Ia mengatakan, bahwa Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan representasi dari kesetaraan masyarakat.

Ia berpendapat,  UMKM menjadi relevan disebabkan oleh daya serap tenaga kerjanya dan sumbangannya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) di Indonesia. Menurutnya, paling tidak ada tiga strategi dalam menjalin kemitraan bisnis yang baik.

“Tiga strategi itu ialah kepercayaan, komitmen, dan kekuasaan,” tambah Anton dalam pidato pengukuhannya, Rabu (13/5/2020).

Baca Juga: Lewat Diskusi Publik, BEM FG Ajak Masyarakat Hilangkan Stigma Negatif Selama Pandemi

Selaku Rektor UMS, Sofyan Anif dalam sambutannya menyampaikan bahwa UMS merupakan universitas swasta pertama di Jawa Tengah, bahkan di Indonesia yang melakukan acara Pengukuhan Guru Besar melalui mekanisme daring.

Ia juga mengatakan, bahwa Anton merupakan Guru Besar ke-29 yang dikukuhkan oleh UMS yang juga berasal dari UMS. Sependapat dengan pidato yang disampaikan oleh Anton, Sofyan menuturkan bahwa akibat dari pandemi ini banyak UMKM yang merumahkan karyawannya.

Dalam acara pengukuhan ini juga mengundang Kepala Lembaga Layanan (LL) Dikti Wilayah VI Jawa Tengah, yakni DYP Sugiharto dan Haedar Nashir selaku Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang hadir dari rumah masing-masing.

Lewat daring, Haedar berharap agar kemajuan dalam dunia akademik ini dapat dijadikan sebagai tonggak kemajuan di lingkungan pendidikan Muhammadiyah. “Bagi kita kaum Muslimin, ilmu adalah pondasi yang kokoh, sebagaimana di dalam ayat pertama yang diturunkan adalah perintah untuk membaca,” tutup Haedar, Rabu (13/5/2020).

Reporter         : Naufal Abdurrahman Musa

Editor             : Novali Panji Nugroho