Aliansi 11 Fakultas Tuntut Pihak Kampus Sediakan Platform Khusus Perkuliahan

0
106

UMS, pabelan-online.com – Aliansi 11 Fakultas Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menuntut pihak universitas menyediakan platform khusus bagi dosen dan mahasiswa. Tuntutan mengenai platform khusus ini sebagai bentuk solusi dari aspirasi mahasiswa mengenai hambatan atau kendala saat berlangsungnya perkuliahan online.

Perkuliahan online yang berlangsung sudah terhitung sejak bulan Maret lalu, karena adanya Corona Virus Disease-19 (Covid-19) dan menimbulkan beberapa permasalahan bagi mahasiswa. Kebanyakan dari mahasiswa mengeluhkan perkuliahan online karena terdapat kendala dalam hal keterbatasan kuota internet dan kualitas jaringan tiap mahasiswa yang berbeda.

Melalui surat terbuka yang dikeluarkan oleh Aliansi 11 Fakultas UMS, yakni berdasarkan aspirasi mahasiswa yang menyebutkan beberapa tuntutan, salah satunya adalah menyediakan platform khusus guna mendukung perkuliahan online.

Platform khusus yang dimaksud adalah Schoology, Google Meet, Zoom, dan platfrom lain yang bersifat free akses untuk perkuliahan online dan sudah disepakati digunakan oleh mahasiswa dan dosen.

Namun, sampai saat ini belum terdapat rencana maupun rancangan pembuatan platform khusus. Seperti yang telah dijelaskan oleh Husni Thamrin, selaku Kepala Biro Teknologi (BTI) UMS. Ia   menjelaskan, bahwa selama ini UMS masih menggunakan platform luar, seperti Schoology, Google Meet atau OpenLearning.

Baca Juga: Jalanan Menco yang Mulai Ramai Menjadi Alasan Kopma UMS Buka Kembali

“Terkait dengan platform khusus atau platform apapun yang digunakan, secara kebijakan ada di tangan rektor dan dari tim IT UMS mendukung dan menyiapkan alternatif,” tuturnya, Rabu (10/6/2020).

Ali Mustofa, selaku Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) UMS menyebutkan, bahwa platform khusus ini dirasa efektif, melihat dari permasalahan yang pernah terjadi, yakni mengenai server down saat perkuliahan.

Ali mengatakan, alangkah baiknya jika universitas memiliki platform khusus untuk pembelajaran sendiri, sehingga ada kemungkinan keringanan data yang digunakan.

“Jika ada masalah, kita dapat mengontrol sendiri, kemudian untuk kegiatan pembelajaran terpusat pada satu platform saja, yaitu milik universitas dan masih ada keuntungan-keuntungan lainnya,” jelasnya, Rabu (10/62020).

Reporter         : Anisa Yuliana Pertiwi

Editor             : Earleane Typhano Rachmadie