Bahas Perkembangan dan Dinamika Robot di Indonesia Lewat Workshop Online KMTE UMS

0
89

UMS, pabelan online.com – Keluarga Mahasiswa Teknik Elektro ( KMTE) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar workshop online dengan mengangkat tema “Road Map Penelitian dan Pengembangan Robot Manusia Serta Tantangan dan Peluang di Indonesia” pada Rabu, 17 juni 2020. Workshop tersebut membahas mengenai perkembangan dan dinamika robot di Indonesia.

Workshop tersebut diselenggarakan secara online melalui aplikasi Google Meet dan  WhatsApp grup dengan menghadirkan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Mochammad Ashari sebagai pembicara.

Pada workshop tersebut, Ashari menyampaikan bahwa perkembangan teknologi robot sangat dibutuhkan dalam kehidupan ini, terlebih dalam kondisi pandemi saat ini. Ia menjelaskan, bahwa perkembangan robot adalah suatu keniscayaan dan sangat membantu.

Salah satu perkembangan robot telah dirancang oleh mahasiswa dari tim gabungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Universitas Airlangga.

Robot tersebut diberi nama Robot Medical Assistant ITS-Unair atau RAISA. Ashari mengatakan, bahwa robot tersebut dibuat untuk membantu tenaga medis dalam merawat pasien Corona Virus Disease-19 (Covid-19).

Semakin berkembangnya teknologi, dikhawatirkan akan banyaknya pekerjaan yang akan hilang atau digantikan oleh robot, sehingga angka pengangguran di Indonesia akan mengalami pelonjakan. Mengenai hal tersebut, Ashari memberikan tanggapan bahwa sebagai manusia seharusnya mempunyai peran yang sangat berpengaruh.

“Manusia itu tidak akan tergantikan, karena manusia mempunyai daya kreatif dan inovantif. Sesuatu yang rutin itu yang akan tergantikan oleh robot, tapi suatu inovatif dan kreatif yang berpikir kompleks akan tetap dikerjakan oleh manusia,” ucapnya, Rabu (17/6/2020).

Baca Juga: PK IMM Pesma UMS Gelar Diskusi “Feminisme Barat”

Lebih lanjut lagi, Ashari mengatakan bahwa seorang mahasiswa harus terus berlatih untuk membuat sesuatu yang inovatif. Menurutnya, yang baru itu tidak akan terganti oleh robot, tetapi apabila hanya mengikuti tanpa mengembangkan, maka akan tergantikan.

Pada akhir acara workshop, Ashari menyampaikan satu pesan kepada para peserta, yakni dengan menempuh pendidikan di perguruan tinggi seharusnya dapat menambah profil mahasiswa dalam mencari pengalaman.

Dihubungi pada kesempatan yang berbeda,  salah satu peserta workshop yang juga salah satu mahasisi Program Studi (Prodi) Teknik Elektro, Nurul Fajri Khairani menyampaikan bahwa teknologi dalam kehidupan sehari-hari sangat memudahkan pekerjaan manusia.

Namun, dengan adanya teknologi ini harus diimbangi juga dengan kualitas sumber daya manusia, seperti para pelajar dan mahasiswa.

“Harapan saya, semoga di era industri 4.0 ini, khususnya saya yang mengambil Prodi Teknik Elektro mampu bersaing dengan orang-orang di luar sana, karena kedepannya nanti teknologi sangat diperlukan dalam kehidupan manusia,” harapnya saat diwawancarai oleh tim Pabelan Online via WhatsApp, Kamis ( 18/6/2020).

Reporter         : Rifki Faradi Tarohman

Editor             : Mulyani Adi Astutiatmaja