Launching Prodi Pendidikan Program Doktor, UMS Jadi yang Pertama di Jawa Tengah

0
98

UMS, pabelan-online.com – Program Studi (Prodi) Pendidikan Program Doktor Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) telah diresmikan dalam acara “Launching Program Studi Pendidikan Program Doktor”. Acara tersebut berlangsung pada 7 September 2020 di Auditorium Moh. Djazman UMS yang disiarkan secara daring melalui Zoom dan YouTube milik UMS.

Prodi Pendidikan Program Doktor ini merupakan prodi pertama yang dibuka di Jawa Tengah dan pertama kali di Perguruan Tinggi Muhammadiyah. Sofyan Anif, selaku Rektor UMS menyebutkan bahwa saat ini UMS telah memiliki 60 prodi dan tiga prodi untuk Strata Tiga (S3), yakni Hukum, Agama Islam, dan yang terbaru adalah Pendidikan.

Lebih lanjut lagi, ia mengungkapkan bahwa keinginannya untuk memiliki Prodi Pendidikan pada Program Doktor sudah ia impikan sejak dirinya masih menjabat sebagai dekan. Ia berharap, prodi ini mampu menjadi salah satu solusi dari berbagai persoalan yang dihadapi bangsa dan dapat membangun lulusan yang berwawasan global.

“Semoga menjadi salah satu instrumen dalam membangun bangsa, sesuai dengan visi dan menjadi arah perubahan peradaban,” harapnya, Senin (7/9/2020).

Baca Juga: Trauma Gadis Kecil Korban Kekerasan Seksual

Acara yang berlangsung sekitar satu jam ini juga turut dihadiri oleh Sugiharto, selaku Ketua Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Jawa Tengah, Lincolin Arsyad selaku Ketua Majelis Dikti Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, dan Dahlan Rais selaku Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) UMS.

Dalam acara launching tersebut, Ketua LL Dikti menyerahkan Surat Keputusan (SK) tentang Izin Pembukaan Program Studi Pendidikan Program Doktor kepada Rektor UMS.

Naji Ammaruddin Murtadha, mahasiswa FKIP Prodi Pendidikan Teknik Informatika (PTI) mengungkapkan, bahwa dirinya ikut bangga dan senang dengan dibukanya Prodi Pendidikan Program Doktor di UMS. Ia juga berharap prodi ini dapat memiliki ciri pendidik yang unggul, profesional, dan sebagai pencetak inisiator penggerak pendidikan yang berinovasi.

“Semoga nantinya lulusan dari prodi ini bisa menjadi penggerak pendidikan di Indonesia, bahkan global dalam inovasi pendidikan yang berkemajuan,” harap Ammar, sapaan akrabnya, Kamis (10/9/2020).

Reporter         : Anisa Yuliana Pertiwi

Editor             : Novali Panji Nugroho

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here