Ormawa FH Relokasi, Kelas FKIP Belum Tercukupi

0
391

UMS, Pabelan-Online.com – Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Hukum (FH) sudah menempati Gedung S setelah relokasi yang dicanangkan sejak tahun lalu terealisasi. Dengan itu, ruang eks ormawa yang berada di Gedung I kini dialih fungsikan sebagai ruang kelas untuk mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), namun penambahan ini masih belum mencukupi kebutuhan.

Selaku Wakil Dekan (WD) II FKIP, dengan raut sedih Djalal Fuadi turut iba melihat mahasiswanya terpaksa kuliah hingga malam hari. Hal ini disebabkan karena kurangnya ruangan yang dapat digunakan sebagai kelas. Dirinya mengaku sudah mengajukan permohonan untuk penambahan ruang kelas ke pihak universitas. Namun, lagi-lagi solusi yang diberikan tidak bisa menutup kekurangan tersebut. “Sebenarnya, universitas sudah memberikan beberapa ruangan di Gedung I sebagai tambahan kelas,” jelasnya kepada tim pabelan-online.com, Rabu (21/2/2018).

Ruangan di Gedung I yang dimaksud Djalal adalah eks ruang ormawa Fakultas Hukum dan Fakultas Geografi (FG). Selain itu, solusi lain berupa ruang Lembaga Pengembangan Pondok Al-Islam dan Kemuhammadiyahah (LPPIK). Namun mahasiswa FKIP terpaksa harus menunggu lebih lama karena LPPIK sampai saat ini belum berpindah ke Gedung Induk Siti Walidah (GISW). “Sebelum menyetujui relokasi ini (ormawa-red), Wakil Rektor V, Dekan FKIP, Dekan FH, dan Dekan FG telah mengadakan pertemuan,” papar Djalal.

Presiden Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FH, Faizal Dede Mulyana mengaku merasa tergesa-gesa karena instruksi pemindahan keluar dua minggu setelah Ormawa FH bertemu pihak universitas. Meskipun isu pemindahan sudah beredar sejak tahun lalu, Faizal tetap merasa hal tersebut sangat mendadak, saat itu juga ormawa sudah harus pindah ke Gedung S. Di sisi lain, Ia memberikan tanggapan positif terhadap fasilitas baru yang didapat di Gedung S, namun Ia menyayangkan jarak yang jauh karena tidak dalam lingkup FH. “Kami setuju saja dengan relokasi ini, tapi disayangkan tidak ada prosedur yang jelas dari universitas,” keluhnya pada Kamis (22/02/2018).

 

Reporter: Nina Anggraeni

Editor: Afitasari Mulyafi