Talkshow Leadership: Kolaborasi Kuatkan Sinergi Kepemimpinan AMM

0
86

UMS, pabelan-online.comAkhir Februari lalu, Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Muhammad Abduh berhasil menggelar acara Talkshow Leadership, bertempat di Auditorium Moh. Djazman, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Mengundang tiga pembicara untuk hadir mengisi, acara tersebut turut melibatkan segenap Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM).

Dengan mengangkat tema bertajuk “Meningkatkan Sinergitas Kepemimpinan Angkatan Muda Muhammadiyah Untuk Indonesia Berkemajuan”, Talkshow Leadership turut melibatkan segenap Angkatan Muda Muhammadiyah. Di antaranya Pemuda Muhammadiyah (PM), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM).

Sebagaimana acara lain, acara Talkshow pun dimulai dengan pembukaan sambutan dari sang penggelar acara. Dalam sambutannya, Muhammad Adam yang menjabat sebagai Ketua IMM Muhammad Abduh mengutarakan, sebenarnya Muhammadiyah memiliki kekayaan potensi di setiap ortomnya (organisasi ortonom –red). “Untuk membangun kekuatan kepemimpinan yang kokoh, maka perlu disatukan dan dilakukan kolaborasi,” ujar Adam, Rabu (27/02/2019).

Tampak ada tiga pembicara yang diundang mengisi acara, yakni Yusuf Aziz Rahma dari Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sukoharjo, Mario Prakoso dari Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Jawa Tengah, dan Hafizh Syafa’aturrahman dari Pimpinan Pusat (PP) Ikatan Pelajar Muhammadiyah.

Baca juga:  FKIP UMS: Inovasi Sistem Skripsi Tanpa Melalui Pendadaran

 

Usai sambutan dari Adam berakhir, mulai memasuki tahap acara inti. Setiap pembicara terlihat bersiap menguraikan serta mendengarkan gagasan yang dimiliki masing-masing.

Sebagai permulaan, Hafizh Syafa’aturrahman mengemukakan bahwa telah selayaknya AMM berdakwah secara inklusif. Ia memiliki pandangan, kader-kader Muhammadiyah pun mestinya mencerminkan orang Muhammadiyah. “Sudah saatnya kita open mindset, membuka diri. Dan kita harus berkolaborasi, serta bekerja sama,” tutur Hafizh di hadapan sejumlah hadirin acara.

Berikutnya Mario Prakoso yang berbicara. Diceritakan oleh Mario, bagaimana transformasi kader dari IPM ke IMM, lalu beralih ke Pemuda Muhammadiyah. Ia terkesan, sebab sebelumnya tak pernah ada kegiatan yang melibatkan kehadiran ketiga ortom ini sekaligus. Ia pun mengungkapkan hal senada seperti yang diungkapkan Hafizh. “Kolaborasi antara IPM, IMM, Pemuda Muhammadiyah itu penting. Sinergitas, kerja sama, dan ukhuwah (persaudaraan –red) harus tetap terjalin,” kata Mario.

Yusuf Aziz Rahma, saat gilirannya berbicara, mengungkap prinsip yang sepatutnya ada dalam diri seorang pemimpin. Yusuf sendiri berpandangan, sangat penting bagi pemimpin mempunyai sifat rendah hati, integritas yang tinggi, serta suri tauladan disiplin. “Menjadi pemimpin yang baik, juga harus banyak peduli dengan orang lain,” pesannya pada audiens yang hadir di sana, sekaligus memungkasi pembahasan yang menjadi inti Talkshow Leadership.

Reporter              : Rio Afidin

Editor                   : Rifqah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here