Ringankan Beban Mahasiswa, Alumni UMS Canangkan Program Dana Bantuan Skripsi

0
129

UMS, pabelan-online.com – Ikatan Alumni UMS akan membuka dana bantuan untuk tugas akhir atau skripsi mahasiswa, sebagai salah satu bentuk dari kontribusi ikatan alumni kepada universitas.

Selaku Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Sistem Informasi, Sarjito, menerangkan bahwa dibukanya dana bantuan skripsi bertujuan agar para alumni dapat berkontribusi terhadap universitas. Pihak universitas akan membuka peluang bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan dana tersebut.

Nantinya, mahasiswa harus membuat proposal yang kemudian akan diseleksi sesuai dengan syarat yang ditentukan. “Yang dilihat syaratnya sudah mengambil skripsi, Indeks Prestasi ditentukan, aktivis, penghasilan orang tua,” ucapnya, Kamis (16/5/2019).

Sementara itu, persiapan yang sudah dilakukan hingga saat ini adalah rapat internal pengurus ikatan alumni, kemudian sudah dibuat leaflet yang tinggal finalisasi untuk launching. Mengenai sosialisasinya sendiri, baru akan dicanangkan melalui website.

Rencananya, dana yang akan diberikan untuk satu skripsi berkisar antara 1-1,5 juta rupiah. “Harapannya ini bisa meringankan beban mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi, dan bisa mendorong percepatan penyelesaian skripsi,” tambahnya, Kamis (16/5/2019).

Salah satu mahasiswa prodi Kesehatan Masyarakat semester delapan, Mukti Aji Wibisono beranggapan positif terkait hal ini. Menurutnya, dengan dibukanya dana bantuan skripsi, akan mempermudah mahasiswa dalam mengerjakan skripsi atau tugas akhir, karena ada beberapa judul skripsi yang memerlukan dana tidak sedikit.

Baca Juga  Tanggapan Mahasiswa UMS Terhadap Isu Politisasi Kampus

Menurut Mukti, hal ini bisa pula menjadi penyemangat mahasiswa dalam mengerjakan skripsi. “Sebab jika ada dana skripsi otomatis apa yang dilakukan ada hasilnya,” ungkap mahasiswa yang akrab disapa Mukti ini, Kamis (16/5/2019).

Kemungkinan kendala yang akan dihadapi adalah belum diketahuinya persyaratan atau sistematika pengurusan seperti apa. ”Semoga bisa terealisasi segera, kalau sudah terealisasi sistematikanya dipermudah,” pungkas Mukti.

Reporter         : Friska Shofiana

Editor             : Annisavira Pratiwi