Perasaan Mahasiswa FEB UI Diuji Sri Mulyani Saat Sidang Skripsi

0
128

pabelanonline.com – Tampak berbeda dari biasanya, empat mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) melaksanakan sidang skripsi di hadapan Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani.

Sidang skripsi adalah hal yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa tingkat akhir guna memperoleh gelar sarjana strata satu. Tentunya hal ini membutuhkan persiapan matang agar mahasiswa mampu mempertanggung jawabkan skripsi tersebut di hadapan para penguji.

Seperti dilansir dari kompas.com, Putra Prima Raka adalah salah satu dari empat mahasiswa FEB UI yang melaksanakan sidang skripsi dengan penguji yang tidak biasa. Tidak tanggung-tanggung, yang menjadi penguji skripsi Prima adalah Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani.

Sidang ini berlangsung pada Selasa (18/06/2019). Prima mengatakan dirinya ditunjuk oleh departemen Ilmu Ekonomi dengan mempertimbangkan topik skripsi yang ia bahas.

Dalam skripsinya, Prima mengambil judul The Impact of Intermediate Input Import on Indonesia’s Manufacturing Export Perfomance of the Global and Non-Global Production Network: Firm-Level Data Analysis.

Saat diwawancarai oleh tim kompas.com melalui platform Whatsapp, mahasiswa Ilmu Ekonomi Universitas Indonesia (UI) angkatan 2015 ini menceritakan perasaannya. Ketika perdana mendapatkan kabar bahwa ia akan melakukan sidang di hadapan Sri Mulyani, Prima mengaku sempat merasa gugup.

“Tapi ini memang kesempatan yang jarang, jadi senang banget juga rasanya. Diberi pemberitahuannya itu Kamis 13 Juni, langsung susah tidur malam itu,” cerita Prima.

Prima mengatakan, ia tidak akan melewatkan kesempatan berharga ini. Maka dari itu, ia semaksimal mungkin membuat persiapan sidang yang matang.

“Tapi untungnya saat itu memang skripsi saya sudah selesai, dan sedang proses membuat file PPT-nya. Jadi meskipun mepet dan enggak bisa tidur tapi persiapannya Alhamdulillah sudah lumayan,” tutur Prima.

Selain itu Prima juga menceritakan secara umum bagaimana suasana berlangsungnya sidang. Menurut Prima, dalam sidang yang berlangsung selama sekitar 1,5 jam tersebut, berjalan lancar dan banyak diisi dengan pertukaran gagasan.

“Selama sidang atmosfernya serius, tapi positif. Pertanyaan Bu Sri Mulyani juga sharp dan deep. Tapi dari pertanyaan-pertanyaan itu, Bu Sri Mulyani banyak memberi masukan-masukan membangun dan berharga sekali,” ungkapnya.

Reporter           : Sukma Dwi Astuti

Editor               : Annisavira Pratiwi