PMB UMS, Ribuan Calon Mahasiswa Telah Lakukan Registrasi

0
812

UMS, pabelan-online.com – Sejak dibukanya Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pada 2 Januari hingga 22 Juni 2019, terhitung ada 9.981 calon mahasiswa baru telah melakukan pendaftaran.

Menurut Triyono, selaku Ketua Biro Administrasi Akademik (BAA), target mahasiswa yang akan diterima UMS tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya, sekitar 8000-9000 mahasiswa baru. Jumlah ini mencakup keseluruhan program, yakni program sarjana, profesi, maupun magister.

“Saat ini yang sudah lolos jumlahnya 5.750 mahasiswa, sementara yang sudah registrasi ada 4.522,” ujarnya, Sabtu (22/6/2019)

Program studi (Prodi) Hukum menjadi prodi nomor satu yang kuotanya telah penuh, disusul Manajemen dan Fisioterapi. Triyono menjelaskan, meski kuotanya penuh, namun masih ada kesempatan untuk menerima calon mahasiswa yang akan mendaftar prodi tersebut.

“Setiap prodi, kita menerima ekstra kuota sekitar 5-10% calon mahasiswa sebagai cadangan, sebab meski kuotanya sudah penuh, kan pasti ada yang mengundurkan diri,” paparnya.

Namun, hal tersebut menjadi pengecualian bagi Prodi Kedokteran. “Tidak ada kuota cadangan untuk prodi Kedokteran,” tambahnya.

Triyono juga mengungkapkan, saat ini ada empat prodi yang memiliki tingkat keketatan penerimaan tertinggi di UMS. Ditunjukkan oleh passing grade untuk prodi Kedokteran telah mencapai  angka 94, dan Kedokteran Gigi sebesar 66. “Kemudian disusul prodi Psikologi 62, dan Farmasi 58,” pungkasnya.

Sementara itu, Annisa Ratna Dewi, calon mahasiswa UMS, mengaku tertarik  mendaftar di UMS sebab jaraknya yang cukup dekat dari rumahnya. Ia juga memiliki anggapan bahwa UMS memiliki akreditasi dan sistem yang bagus dalam penerimaan mahasiswa.

Calon mahasiswa baru UMS yang mengincar Prodi Ekonomi Manajemen ini pun mengaku bahwa persaingan untuk menjadi mahasiswa UMS tak mudah, bahkan cukup ketat. “Passing grade-nya 50 ke atas, sementara kemarin baru 40-an, nanti mau coba lagi,” ujar Annisa, sapaan akrabnya, saat ditemui Sabtu (22/6/2019)

Reporter        : Annisavira Pratiwi dan Lia Lesmawati

Editor             : Inayah Nurfadilah