Rencana Bangun Tempat Diskusi di Eks Kantin, WD II FT UMS: Belum Direalisasi BAU

0
240

UMS, Pabelan-online.com – Sejumlah organisasi mahasiswa (Ormawa) Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mulai menempati bangunan bekas kantin lama di Gedung F FT yang kosong.  

Alihfungsi kantin lama yang dijanjikan untuk ditempati KMTK Research Study (KRS), Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Kontur, Electric Car Research Center (ECRC), dan kios fotocopy, kini mulai ditempati. Namun saat ditemui tim Pabelan Online, hanya ECRC dan KRS yang baru menempati bangunan kantin lama Gedung F Fakultas Teknik.

Maulana Bagus Candra Pratama, Pimpinan Umum LPM Kontur, membenarkan adanya temuan tersebut.  “Kita masih memilih disini (kantor yang lama-red) daripada tempat yang baru, soalnya produk kami banyak dan disana tidak cukup tempat. Karena lebih kecil dari kantor kami,” tutur Candra, Jumat (28/06/2019).

Menilai bahwa fasilitas yang diberikan oleh Fakultas Teknik belum cukup memadai, LPM Kontur pun meminta fasilitas penunjang. Pria yang juga merupakan mahasiswa Teknik Mesin ini berharap akan adanya ruang publik atau tempat berdiskusi sebagai penunjang kegiatan Ormawa yang menempati kantin lama.

Baca Juga FT UMS Rencanakan Alih Fungsi Bekas Kantin

“Kalau kita melihat, yang menempati bangunan tersebut komunitas Research kan otomatis mereka juga membutuhkan tempat untuk berdiskusi,” ujar Candra.

Sedangkan menurut Hery Purnama, yang kini menjabat sebagai Wakil Dekan II FT, sebelum bulan puasa Ormawa tersebut sudah diberitahu untuk menempati bangunan tersebut. Kios fotocopy belum menghuni bangunan kantin lama, sebab masih terhalang barang-barang milik penghuni kios fotocopy sebelumnya.

“Kios fotocopy sekarang akan dihuni pihak luar, jadi pemiliknya baru,” ujarnya, Jumat (28/06/2019).

Hery juga menambahkan, rencananya meja dan kursi yang ada di depan kantin lama akan diperbaiki dan ditambah jumlahnya agar bisa dijadikan tempat berdiskusi dan mengerjakan tugas. Namun belum ada realisasi dari pihak terkait.

“Kita yang penting sudah melapor ke pihak Biro Administrasi Umum (BAU), tapi kalau memang belum berarti memang belum giliran kita,” pungkasnya.

Reporter              : Arsy Candra Prabowo

Editor                   : Rifqah