Lantaran Intervensi Birokrasi, BEM FMIPA Universitas Hasanuddin Tolak Ada BEM-U

0
127

Sehari usai ditetapkan menjadi Presiden BEM Universitas Hasanuddin (Unhas), Abdul Fatir Kasim langsung diperkenalkan oleh Wakil Rektor III Unhas saat penyambutan mahasiswa baru. Namun BEM FMIPA Unhas, yang sebelumnya sempat mendukung, kini bersikukuh menolak adanya BEM-U.

Dilansir dari makassar.tribunnews.com, Universitas Hasanuddin (Unhas) telah menyambut mahasiswa baru pada Kamis (8/8/2019). Mahasiswa baru sebanyak 6.130 disambut di Gelanggang Olahraga (GOR) Unhas, Tamalanrea, Makassar.

Penyambutan dengan nama Penerimaan dan Pengembangan Karakter Mahasiswa Baru (P2KMB), salah satu kegiatannya diisi dengan materi dari Arsunan Arsin selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unhas.

Pria yang juga merupakan Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) memberitahu seluruh mahasiswa baru Unhas bahwa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unhas baru-baru ini telah memiliki seorang Presiden sebagai salah satu langkah awal jalannya student government.

“Tadi malam Unhas telah mempunyai presiden mahasiswa. Kita harus menempatkan beliau sebagai mahasiswa nomor satu. Kita harus hormati dia sebagai Presiden BEM Unhas,” tutur Arsunan, dikutip dari identitasunhas.com.

Sementara itu, BEM Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) menyatakan sikap untuk menolak BEM-U terbentuk. BEM FMIPA diketahui pernah mendukung BEM-U agar terbentuk, bahkan bergabung dalam kepanitiaan Badan Pekerja pembentukan BEM-U.

Namun, di tengah jalan, BEM FMIPA memutuskan menarik diri dari pembentukan BEM Unhas usai melalui beberapa pertimbangan. Dalam surat edaran BEM FMIPA Unhas yang ditandatangani Muhammad Rifaat, selaku Ketua Umum BEM FMIPA menyampaikan beberapa hal.

Salah satunya alasan mereka menolak BEM-U. Mereka menilai, tidak menyeluruhnya komunikasi horizontal dan isu yang seharusnya menjadi perhatian utama malah terbengkalai. Selain itu, Rifaat menganggap independensi BEM U diragukan karena ada intervensi birokrasi yang mendesak melalui berbagai perjanjian demi terbentuknya BEM U.

Rifaat kontra dengan proses pembentukan BEM U kali ini karena tidak berjalan sesuai harapan. Masih dari identitasunhas.com, Rifaat membenarkan bahwa pihaknya (BEM FMIPA) telah menarik diri dari BEM U. “Iya, FMIPA sudah menarik diri,” jawabnya singkat.

Reporter              : Annisavira Pratiwi

Editor                    : Rifqah