Mahasiswa Asing Langgar Aturan, Diduga Terkendala Bahasa

0
189

UMS, pabelan-online.com Mahasiswa asing sering terlihat mengabaikan peraturan roda dua dilarang melintas pada pukul enam pagi hingga delapan malam hari. Satpam memperkirakan, mereka (mahasiswa asing) terkendala bahasa.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) pasti sudah tidak asing lagi dengan peraturan “roda dua dilarang melintas” di area kampus dua pada pukul enam pagi hingga delapan malam hari. Peraturan menggunakan bahasa Indonesia itu dicetak pada papan berlatar belakang merah dekat kantor satpam. Mahasiswa lokal yang melihat peraturan tersebut biasanya patuh dan melewati jalan lain. Namun bagaimana dengan mahasiswa asing?

Rupanya, satpam kampus dua telah acap kali menemukan mahasiswa asing tidak mengindahkan peraturan itu. Satpam sendiri mengatakan sudah menegur para mahasiswa asing agar tidak melanggar lagi. Menurut pengakuan Sunakir selaku salah satu satpam, ketika ditemui di kantornya, ada kemungkinan mahasiswa asing tersebut tidak tahu peraturan yang selama ini berlaku.

Sunakir menampik ada perbedaan perlakuan pada mahasiswa lokal dan mahasiswa asing. “Semua pasti ditegur kalau melanggar aturan,” tandasnya, saat diwawancara tim Pabelan Online, Rabu (11/9/2019). Ia menebak para mahasiswa asing tersebut tak mengerti bahasa Indonesia, sehingga peraturan yang tertulis dengan bahasa Indonesia itu tak dilirik oleh mereka.

Adam Harun, yang sehari-hari biasa disapa Adam adalah salah satu mahasiswa asing dari program studi Teknik Elektro Internasional UMS. Senada dengan prediksi satpam, ia membenarkan kendala bahasa menjadi faktor terbesar miskomunikasi antara satpam dengan mahasiswa asing yang melanggar. Teguran yang diberikan oleh satpam kampus dua tidak digubris oleh teman-temannya sesama mahasiswa asing, sebab mereka tak paham isi peraturan yang ada di papan maupun apa yang satpam katakan. Itulah mengapa masih banyak mahasiswa asing terlihat berlalu lalang di sekitar area dilarang melintas kampus dua.

Dalam penuturannya pada hari Kamis (12/9/2019), Adam juga mengakui pernah menerima teguran karena melewati area roda dua dilarang melintas. Untungnya, Adam mengerti bahasa Indonesia. Ketika teguran itu dilayangkan kepadanya, ia pun paham, bahkan menjadi jera dan malu ketika ketahuan melanggar. Setelah mengetahui peraturan yang berlaku, mahasiswa asal Sudan ini mengaku sudah tobat dan berniat tak lagi melakukan pelanggaran. Ia menyadari, perbuatan melanggar itu bukan merupakan perbuatan yang baik.

Reporter              : Munasifah Rahmawati

Editor                    : Annisavira Pratiwi