80 Persen Infak Mentoring untuk Lazismu, Kordum Mengaku Keberatan

0
104

UMS, pabelan-online.com Infak peserta kegiatan mentoring UMS rencananya akan disalurkan ke Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) sebesar 80 persen dan 20 persen sisanya untuk mentoring fakultas.

Kepala Divisi Mentoring, Abu Bakri Royani menuturkan bahwa infak yang dilaksanakan setiap hari Sabtu saat kegiatan mentoring tersebut akan dibagi untuk Lazismu sebesar 80 persen. Abu Bakri yang merupakan bagian dari pihak Lembaga Pengembangan Pondok Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPPIK) hanya melaksanakan tugas dan tak mengatur pembagian infak.

Kebijakan tersebut merupakan peraturan dari Lazismu Jawa Tengah, tanpa musyawarah dengan pihak LPPIK dan Koordinator Umum (Kordum) mentoring. “Setuju atau tidak, Itu sudah peraturan dari Lazismu dan kita hanya melaksanakan tugas saja,” tuturnya, Senin (23/9/2019).

Baca Juga Kemenristekdikti Sarankan Mahasiswa Tak Demo Lagi

Setiap fakultas telah diberikan subsidi dari universitas untuk pengembangan dan operasional mentoring. LPPIK menambahkan, pemberian dana kegiatan mentoring melalui kordum tiap fakultas sudah diperhitungkan untuk mencukupi kegiatan mentoring.

Beberapa kordum mentoring fakultas yang menarik dana pendaftaran bagi peserta mentoring tidak dinilai menyalahi aturan. Menurut LPPIK, Kordum punya wewenang terkait hal tersebut. “Ya silakan, kegiatan mentoring kan juga butuh biaya juga,” imbuh Abu Bakri, Senin (23/9/2019).

Salah seorang Kordum Fakultas Agama Islam (FAI), Erdin Nurdiansyah menjelaskan bahwa beberapa kordum fakultas keberatan dengan aturan pembagian infak tersebut. Menurutnya, dana yang diberikan universitas tidak mencukupi program kerja kegiatan mentoring.

Pencairan dana sering terlambat membuat kordum melakukan penarikan dana pendaftaran untuk mencukupi kebutuhan mentoring. Biaya pendaftaran juga bertujuan untuk mengikat peserta mentoring. “Kenapa ga dibagi sama 50 persen? Itu kan dapat meringankan kebutuhan mentoring fakultas,” ujarnya, Kamis (19/9/2019).

Reporter           : Faizatul Maslahah

Editor               : Alvanza Adikara Jagaddhita