Puluhan Ribu Aparat Gabungan Kawal Aksi Mahasiswa 30 September

0
65

pabelan-online.com – Kepolisian siapkan 20 ribu aparat guna amankan jalannya aksi demonstrasi mahasiswa 30 September. Aparat yang diterjunkan merupakan gabungan dari TNI, Polri, dan pemerintah provinsi DKI Jakarta.

Dikutip dari CNN Indonesia, Argo Yuwono, selaku Kabid Humas Polda Metro Jaya mengungkapkan, bahwa Kepolisian telah menyiapkan 20.500 personel gabungan ke lapangan. “Kendaraan taktis juga disiagakan di sana, seperti baracuda dan water canon,” tuturnya, Senin (30/09/2019).

Beberapa saat setelah itu, Polda Metro Jaya tambah 26.000 personel untuk memperketat pengamanan unjuk rasa mahasiswa. Mengenai penambahan aparat yang diterjunkan, Argo mengaku tak ada alasan khusus. “Demi keamanan masyarakat,” singkatnya.

Ilyasa Ali Husni, selaku juru bicara Poros Revolusi Mahasiswa Bandung mengungkapkan, bahwa aksi demonstrasi tetap akan berjalan meskipun tidak ada pengesahan Rancangan Undang-undang (RUU) menjadi Undang-undang (UU) dan mahasiswa juga akan berkonsolidasi untuk menggelar demonstrasi menolak RUU bermasalah pada sidang paripurna terakhir DPR RI periode 2014-2019.

Baca Juga Aksi dan Tuntutan Mahasiswa Dapat Dukungan Aliansi Akademisi

Dari hasil konsolidasi dengan sejumlah BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) di berbagai daerah, mereka sepakat untuk melakukan aksi pada 30 September. Aksi digelar agar DPR dan presiden tidak mengetuk palu sejumlah RUU yang dinilai kontroversial, seperti RUU KUHP, RUU Pemasyarakatan, RUU Pertanahan, RUU Minerba, RUU Ketenagakerjaan, dan RUU lainnya.

Selain itu, mahasiswa juga tetap menuntut pembatalan atas pengesahan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang telah dilakukan dalam sidang paripurna DPR (Dewan Perwakilan Rakyat), 17 September 2019 silam, dikutip dari CNN Indonesia.

Reporter           : Ani Sariski

Editor               : Annisavira P