BEM U Berikan Fasilitas Belajar untuk Mahasiswa Non-Aktivis

0
114

UMS, pabelan-online.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas (BEM U) mengadakan kegiatan UMS Mengajar bagi mahasiswa semester satu hingga tujuh yang tak tergabung dalam Organisasi Mahasiswa (Ormawa).

Farvin Rouf Al-Farizi, Ketua Kementrian Sosial dan Pengabdian Masyarakat (Kemensos) menjelaskan mengenai UMS Mengajar, program kerja yang masuk dalam desa binaan BEM U. Tujuan ada program ini tak lain untuk memfasilitasi mahasiswa yang tak tergabung dalam ormawa dan membutuhkan wadah untuk belajar.

Kegiatan ini ditujukan untuk mahasiswa umum dari semester satu hingga semester tujuh, dan sasaran utamanya adalah anak-anak Sekolah Dasar (SD) di salah satu desa binaan. Ia menambahkan, jika kegiatan Open Recruitment dibuka dari tanggal 17 hingga tanggal 27 September 2019.

Farvin juga memaparkan, kegiatan UMS mengajar ada tiga kali pertemuan dalam seminggu. Dua pertemuan membahas materi Ujian Nasional (UN), dan satu pertemuan membahas materi pendidikan karakter. “Dalam pendidikan karakter, kita bisa menyisipkan pendidikan tentang moral, agama, dan akhlak,” tambahnya, Rabu (25/9/2019).

Baca Juga Tapak Tilas Aksi Damai Mahasiswa 24 September #BengawanMelawan

Untuk tahap seleksi, Farvin mengungkap ada 116 mahasiswa yang mendaftar, namun jumlah yang lolos seleksi tak sampai setengahnya. “Pada tahap akhir, kita hanya meloloskan 25 orang saja untuk menjadi volunteer UMS Mengajar,” ungkapnya saat diwawancarai tim Pabelan Online, Rabu (25/9/2019)

Alva Nindya Wardhani, salah satu mahasiswa Fakultas Psikologi mengaku bangga menjadi salah satu bagian dari UMS Mengajar. Alasan ia mendaftar adalah agar bisa menyalurkan hobinya sebagai pengajar, meskipun bukan dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).

“Dulu aku udah ada pengalaman mengajar SD dan ngaji,” ungkapnya, Rabu (25/9/2019). Ia juga mengaku, jika sangat suka berbaur secara langsung pada masyarakat.

Reporter           : Akbar, Mg_Ferdy, Mg_Rahmadhina, Mg_Nafisa

Editor               : Widia Arum Pratiwi dan Rifqah