Fasilitasi Mahasiswa Belum Ikut PPA, BEM FH UMS Adakan ODSKA

0
323

UMS, pabelan-online.com – Sebagai pengganti Program Pengenalan Akademik (PPA), BEM FH UMS menyelenggarakan Orientasi dan Seminar Sivitas Akademika (ODSKA) hari Sabtu, 26 Oktober 2019 lalu.

Setiap tahun ajaran baru, tiap fakultas di Universitas Muhammadiyah Surakarta sibuk mempersiapkan serangkaian kegiatan untuk menyambut mahasiswa baru. Beberapa fakultas menyebutnya fakultaria, ada juga fakultas yang menggunakan sebutan Program Pengenalan Akademik (PPA).

Kegiatan itu biasanya memiliki tujuan memperkenalkan kultur di fakultas masing-masing, dan diselenggarakan oleh BEM Fakultas bersama dengan Ormawa. Selayaknya MASTA PMB, kegiatan fakultaria atau PPA ini wajib diikuti seluruh mahasiswa baru.  Bila di Fakultas Hukum UMS, kegiatan ini akrab disebut PPA.

Namun dengan beragam alasan, tidak semua mahasiswa baru bisa mengikuti kegiatan ini. Melihat banyaknya mahasiswa yang belum sempat ikut kegiatan PPA, BEM FH UMS berinisiatif untuk membuat acara seperti PPA susulan, sebagai pengganti kegiatan PPA.

Baca juga Seleksi Regional Kompetisi Peradilan Semu MK, UMS Tak Masuk Empat Besar

Presiden Mahasiswa FH UMS, Muhammad Aldi Syaputra mengonfirmasi hal tersebut. “Kami melihat banyak temen-temen mahasiswa yang belum sempat mengikuti program tersebut, maka kami memfasilitasi untuk hal itu,” ujar Aldi ketika ditemui reporter, Jumat (18/10/2019).

Dinamakan ODSKA, acara ini perdana diselenggarakan BEM FH sebagai pengganti PPA. Berbeda konsep dari PPA, ODSKA dikemas dalam bentuk seminar dan dibagi menjadi dua sesi, yaitu pagi dan siang. Seminar ini diharapkan bisa membentuk life skill dan  soft skill mahasiswa.

Karena acara ini murni ide dari BEM FH, fakultas tak ikut campur dalam urusan dana.  “Fakultas menyediakan dananya ketika PPA,” tambahnya. Maka panitia menetapkan tarif sebesar 165 ribu rupiah dengan fasilitas berupa jaket, sertifikat, dan lain sebagainya. Rencananya, ODSKA akan diadakan tiap tiga tahun sekali. “Tapi belum rencana tertulis, masih dalam bentuk lisan,” pungkas Aldi.

Arnold Tri Hartono, selaku mahasiswa semester tiga Fakultas Hukum menanggapi, biaya untuk acara ODSKA termasuk murah karena fasilitas yang disediakan sesuai. “Setahu saya kan ada disediakan jaket juga, jadi termasuk murah,” tutur Arnold ketika dihubungi lewat Whatsapp, Jumat (18/10/2019).

Menurut Arnold, secara sederhana ODSKA diadakan untuk mahasiswa yang belum sempat mengikuti PPA, tetapi di sisi lain ODSKA bisa mengembangkan sudut pandang yang lebih luas terkait apa yang dibicarakan dalam seminar tersebut. “Harapan saya sebagai mahasiswa ODSKA ini ya semoga dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa lain,” tambahnya, Jumat (18/10/2019).

 

Reporter            : Mukhlis Sirotul Munir, Anisa Yuliana Pertiwi

Editor                  : Annisavira Pratiwi