MPQ UMS Tumbuhkan Spirit Hafal Alquran Lewat Semnas

0
381

UMS, pabelan-online.comSeminar Nasional yang diadakan Mahasiswa Pecinta Al Quran (MPQ) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ini sukses menarik perhatian dan menmbuhkan semangat para mahasiswa dalam menghafal al quran.

Seminar Nasional bertajuk “Alquran Sebagai Pembelaku Atau Penuntutku” ini mendatangkan para pembicara ahli dalam bidangnya, seperti Ustaz Abu Takeru selaku Founder Paradise Stiver, Ustaz Saihul Bashir selaku pemegang sanad hafalan 30 juz, Ustaz Fery Firmansyah selaku Majelis Ulama Indonesia (MUI) Surakarta dan Majelis Tarjih Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surakarta, serta Ustaz Aziz Maarif selaku Qori Ammar TV.

Ketua Panitia, Khoirul Hidayat mengatakan, bahwa tujuan dari seminar ini diselenggarakan tak lain untuk mengembalikan gerak dakwah dan membumikan Alquran di kawasan kampus yang dinilai masih kurang penerapannya.

Dalam kesempatan ini, Ustaz Abu Takeru membagikan tipsnya dalam menghafal Alquran. Dari menghayati arti setiap ayat yang dihafal, cara ini bisa membuat hati menjadi lembut serta mengubah akhlak penghafal.

“Karena mereka (umat manusia –red) tidak menghayati, sehingga hati mereka menjadi keras dan ahklak mereka tidak berubah sedikitpun,” ungkapnya pada audience, Rabu (27/11/2019).

Baca Juga: Mahasiswa Meninggal Usai Tuntaskan Skripsi 7 Hari 7 Malam

Ustaz Aziz Ma’arif juga memanfaatkan kesempatan ini untuk berbagi tips menghafal quran versinya; yakni menghafal Alquran dengan cara mengulanginya terus-menerus, saling menyetorkan hafalan dengan teman, serta jangan sampai terbawa lagu saat menghafal Alquran sehingga lupa kaidah tajwid yang ada.

“Ibarat gerakan bela diri yang diulang terus-menerus, ketika kita diserang secara tiba tiba, tubuh akan reflek dengan sendirinya,” tukasnya, Rabu (27/11/2019).

Silfa Dwi Prihantika, peserta seminar ini mengaku sangat mengapresiasi adanya seminar tersebut. Ia berharap, setelah mengikuti seminar dapat mulai menghafal Alquran dengan mengutamakan beberapa hal, seperti mempelajari setiap arti serta menghayatinya, setelah itu bisa tumbuh keinginan untuk mengkaji lebih dalam.

“Untuk yang baru mulai menghafal Alquran, dapat menghafal sekaligus menghayati setiap ayat. Minimal tau artinya,” ungkapnya antusias, Rabu (27/11/2019).

Peserta seminar yang lain, Anggi Mahendra juga mengungkapkan jika spirit Alquran hendaknya jangan dilupakan, justru perlu diupgrade. “Sehingga nantinya dapat penjadi pembela ketika di akhirat, bukan menjadi penuntut,” ujar Anggi, sapaan akrabnya, Rabu (27/11/2019).

 

Reporter         : Muhklis Sirotul Munir, Sarah Dwi Ardiningrum

Editor              : Rifqah