Terlalu Banyak yang Mengakses, STAR UMS Alami Traffic Jump

0
401

UMS, pabelan-online.com – Sistem Terpadu Akademik Reguler (STAR) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengalami kendala saat akses ke website. Hal tersebut dikarenakan mahasiswa melakukan login secara bersamaan.

STAR merupakan aplikasi yang digunakan mahasiswa untuk mengakses data aktivitas akademiknya, mulai dari melihat hasil Kartu Rencana Studi (KRS), jadwal kuliah, jadwal ujian, pencetakan kartu ujian, sampai dengan akses hasil ujian. Mahasiswa biasanya login menggunakan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dan password yang tertera di Kartu Hasil Studi (KHS) masing-masing.

Saat memasuki semester genap, para mahasiswa mengeluh mengenai STAR UMS yang sulit diakses. Triyono, selaku Kepala Biro Administrasi Akademik (BAA) menjelaskan mengenai STAR UMS yang sulit diakses, hal tersebut disebabkan ada beberapa Program Studi (Prodi) yang telat upload jadwal kuliah untuk mahasiswa, sedangkan mahasiswa sudah mulai resah karena  ingin segera menyelesaikan pengisian KRS.

Dari kesimpulan di atas, Triyono menduga jika mahasiswa mengakses STAR UMS hampir bersamaan, yang menyebabkan STAR UMS sulit diakses karena alami traffic jump. “Ada sekitar 34.000 mahasiswa yang mengakses pada saat itu,” jelasnya, Kamis (20/2/2020).

Untuk mengatasi masalah tersebut, pihak BAA sudah melakukan penanganan dengan membuat klaster-klaster pada server, seperti penjadwalan pembukaan KRS tiap fakultas. Ketika akses satu fakultas dibuka, maka akses fakultas lain akan ditutup guna menghindari traffic jump.

Selain itu, pihak BAA juga mengadakan diskusi dengan para ahli di bidang tersebut. Untuk langkah awal, dilakukan klasterisasi pada periode mana saja yang mengalami traffic jump. Melihat jumlah mahasiswa yang selalu meningkat tiap tahun, pihak BAA juga menambah serta memperkuat server.

Fajar Suryawan yang menjabat sebagai Kepala Bagian Pengembangan Perangkat Lunak dan Basis Data mengungkapkan, bahwa kejadian seperti ini jarang terjadi. “Kejadian ini bisa menjadi pelajaran bagi kita semua,” ungkapnya, Kamis (20/2/2020).

Fajar menambahkan, jika STAR UMS dikelola oleh BAA yang sudah mumpuni dalam menjaga dan memperbaiki, sedangkan yang bertugas memelihara secara hardware adalah pihak Biro Teknologi Informasi (BTI).

Panji Samodra, salah satu mahasiswa Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) mengatakan, jika pihak kampus seharusnya lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas dalam bermedia, karena informasi-informasi yang dibutuhkan mahasiswa dan dosen berada di STAR UMS. “Pelayanan informasi melalui STAR UMS harus lebih ditingkatkan lagi ke depannya,” harapnya, Kamis (20/2/2020). Panji juga berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali.

Reporter         : Panji Lumintang

Editor             : Novali Panji Nugroho