Tutup Sementara, UMS Store Tetap Layani Penukaran Voucher Secara Online

0
456

UMS, pabelan-online.comBerdasarkan pada Maklumat Rektor Nomor 208/A.2-II/BR/III/2020 mengenai langkah pencegahan perkembangan dan penyebaran Corona Virus Disease-19 (Covid-19), maka segala aktivitas yang ada di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) diliburkan, tak terkecuali  UMS store. Pelayanan di UMS store selama lockdwon ini dilakukan secara online.

Awalnya, terkait pandemi Covid-19 ini UMS store berencana akan tetap membuka toko dan membuka layanan berbasis online dari tanggal 16-31 Maret 2020, dengan jam operasional pukul 08.00-14.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Namun, karena keadaan semakin tidak kondusif, UMS store memutuskan untuk menutup toko dengan memindahkan segala layanan dan jenis transaksi secara online bagi pengguna voucher maupun non voucher.

Aprilia, salah satu staf UMS store mengatakan, bahwa keputusan tersebut dilakukan selama pandemi Covid-19. Pihak UMS store secara bertahap juga telah menyampaikan infomasi penukaran voucher online kepada seluruh civitas academica melalui media sosial, yakni Instagram pribadi UMS store.

Selain itu, UMS store juga bekerjasama dengan akun Instagram UMS official dan akun Instagram Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) dalam penyebaran informasi, serta mengirimkan Short Message Service (SMS) gateaway ke masing-masing nomor mahasiswa.

“Untuk saat ini, kami hanya bias melakukan itu, dikarenakan keterbatasan gerak kita.Tapi kami usahakan ada penambahan cara lain, agar segera bias melingkup semua mahasiswa,” jelasnya melalui WhatsApp saat wawancara, Selasa (31/03/2020).

Baca JugaUKM PRISMA UMS Galang Dana untuk Tenaga Medis dalam Pencegahan Covid-19

Pelayanan dilakukan 24 jam setiap hari, kecuali pada jam 21.00-08.00 WIB karena off atau slow response. Untuk saat ini pengiriman dilakukan setiap Senin dan Kamis, tetapi jika volume penukaran bertambah, maka akan ada penambahan hari.

Proses pemesanan buku bisa dilakukan secara online, mahasiswa menentukan buku yang akan dibeli melalui website UMS store, kemudian menghubungi admin melalui WhatsApp. Setelah itu, admin akan memberikan formulir penukaran voucher online untuk diisi mahasiswa lalu dikirimkan kembali.

Selanjutnya, UMS store memberikan rincian penukaran voucher sesuai permintaan mahasiswa. Jika sudah disepakati kedua belah pihak, maka transaksi akan diproses lalu dikirimkan. Penukaran voucher online dikenakan biaya kirim sesuai alamat tujuan dan dipotong dari voucher, tetapi jika melebihi nominal voucher maka kelebihan biaya dibayarkan dengan metode transfer.

“Kalau tidak sampai 100.000 kita tetap menggunakan peraturan seperti biasanya, yakni boleh mengambil produk selain buku, seperti pengambilan Alat Tulis Kantor (ATK) senilai 20.000,” tambah April.

Salah satu mahasiswi Ilmu Komunikasi, Rahmi Fadilah menuturkan bahwa ia mengetahui informasi tersebut melalui WhatsApp story temannya yang menjadi salah satu staff di UMS store. Rahmi sangat mengapresiasi tindakan yang diambil oleh UMS store, meskipun ia belum mencoba hal tersebut.

“Langkah ini efektif dilakukan karena sangat membantu mahasiswa yang belum sempat mengambil buku karena sudah terlanjur pulang kampung,” ujarnya saat diwawancarai oleh tim pabelan online via WhatsApp, Jumat (3/4/2020).

Namun, di sisi lain masih banyak mahasiswa yang belum mengetahui tentang informasi tersebut. Rahmi berharap, agar pihak UMS store bisa lebih memasifkan kembali informasi agar mahasiswa mengetahuinya.

Reporter         : Earleanne Typhano Rachmadie

Editor             : Rifqah