Kajian Eksis FE UNNES: Memperbaiki Diri untuk Sambut Bulan Suci Ramadan

0
224

UMS, pabelan-online.com – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Ekonom Syiar Islam (Eksis) Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Semarang (UNNES) menggelar kajian kemuslimahan melalui grup Whatsapp dengan mengusung  tema “Antara Aku, Kita, dan Ramadan”. Diskusi daring tersebut  sebagai bekal memperbaiki diri untuk kedatangan bulan Ramadan.

Menunaikan ibadah puasa merupakan salah satu perintah wajib dari Allah SWT bagi umat Islam selama bulan Ramadan dan kini umat Islam tengah menyambut bulan suci penuh ampunan tersebut, serta berlomba-lomba dalam memperoleh kebaikan dan keutamaan Ramadan.

Menurut Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah menetapkan awal puasa satu Ramadan jatuh pada hari Jumat , 24 April 2020. Dalam menyambut bulan suci Ramadan ini, Eksis FE UNNES mengadakan kajian kemuslimahan yang digelar pada Jumat, 17 April 2020 dengan menghadirkan Ustazah Melani Aqila sebagai pembicara.

Ramadan bukan hanya sebatas rutinitas berpuasa satu tahun sekali, tetapi sebagai orang yang beriman harus menjadikan bulan Ramadan ini layaknya madrasah, yakni tempat  untuk belajar agar keimanan seseorang dapat menjadi lebih baik dari sebelumnya. Hal tersebut disampaikan oleh Ustazah Melani Aqila ketika mengisi diskusi via Whatsapp.

Baca Juga: Seminggu Diretas, Situs Web Ormawa UMS Masih Belum Dapat Diakses

Bulan Ramadan merupakan bulan yang sangat istimewa, Melani mengungkapkan bahwa ketika beribadah di bulan Ramadan, Allah SWT akan melipat gandakan kebaikan dan pahala berkali-kali lipat. Momen bulan Ramadan inilah yang menjadi peluang sangat besar bagi manusia untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.

Menjadi baik itu tidaklah instan, tetapi membutuhkan proses. Langkah awal yang harus dilakukan adalah membersihkan diri dengan cara memohon ampun atau bertobat kepada Allah. Hal pertama yang harus dibenahi adalah dosa-dosa, karena orang yang beriman sekalipun tidak luput dari dosa. “Maka banyak-banyak beristigfar memohon ampun kepada Allah,” paparnya di grup Whatsapp, Jumat (17/4/2020).

Dihubungi via Whatsapp oleh tim Pabelan Online, salah satu peserta kajian online, Siti Khodijah mengatakan bahwa kajian online tersebut sangat bermanfaat karena ilmu agama yang ia dapatkan semakin bertambah. “Terlebih lagi kajian dari Ustazah Melani bisa memantik diri saya untuk berusaha selalu istikamah,” ungkapnya, Sabtu (18/4/2020).

Siti mengaku, bahwa dirinya semakin paham tentang bagaimana menyeimbangkan antara kualitas dan kuantitas dari ibadah yang selama ini dilakukannya. Siti juga berpesan, ketika semakin dekat dengan bulan Ramadan maka alangkah baiknya mulai membenahi diri dalam urusan ibadah.

Reporter              : Widia Arum Pratiwi

Editor                   : Mulyani Adi Astutiatmaja