2000 Lebih Mahasiswa Salurkan Aspirasi Lewat Kuesioner Kebijakan Kampus

0
327

UMS, pabelan-online.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) bersama Divisi Advokasi Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membuat kuesioner terkait kebijakan kampus saat pandemi. Dalam kuesioner ini diberikan kolom komentar bagi mahasiswa, mengenai kuliah daring dan pemotongan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).

Tujuan utama Kemendagri BEM UMS bersama Divisi Advokasi DPM UMS membuat kuesioner, yakni ingin menyerap aspirasi mahasiswa terkait Kebijakan UMS. Selaku Presiden BEM-U, Danang Maulana menjelaskan bahwa dengan dibuatkan kuesioner merupakan cara yang relevan untuk menampung aspirasi mahasiswa. Kuesioner kebijakan kampus ini telah disebarkan sejak 18 April 2020 lalu.

Diperkirakan lebih dari 2000 mahasiswa telah menyalurkan aspirasi melalui kuesioner tersebut. Danang menuturkan, bahwa kuesioner dibuat atas dasar bahan evaluasi kuliah daring serta menyerap aspirasi mahasiswa. “Evaluasi kuliah daring tahap pertama sebelum UTS dan meminta pendapat atau tanggapan dari mahasiswa mengenai pemotongan SPP sebesar Rp.200.000,” jelasnya melalui pesan Whatsapp, Senin (20/4/2020).

Baca Juga: Perspektif Hukum Islam dan Gender Tentang Lagu Aisyah Istri Rasulullah

Setelah mengumpulkan aspirasi mahasiswa melalui kuesioner, maka akan diambil langkah ke depannya. Tindak lanjut dari kuesioner tersebut akan dijadikan data ketika audiensi dengan pihak kampus. Danang berharap dengan dibuatnya kuesioner ini, pihak rektorat dalam membuat kebijakan dapat mempertimbangkan aspirasi dari mahasiswa.

Ratama Azhar Musthofa, salah satu mahasiswa Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi turut serta mengisi kuesioner untuk menyampaikan aspirasinya. Musthofa mengungkapkan, bahwa dengan dibuatnya kuesioner tersebut merupakan cara yang tepat untuk menampung aspirasi mahasiswa. Dirinya berharap ke depannya, pihak universtas mampu mengapresiasi pendapat mahasiswa.

“Apresiasi atas apa yang disampaikan dari mahasiswa untuk universitas dan sebisa mungkin mewujudkan apa yang mahasiswa inginkan,” tanggap Musthofa via pesan Whatsapp ketika diwawancarai tim Pabelan Online, Selasa (21/4/2020).

Reporter         : Wulan Adis Aranti

Editor             : M. Sukma Aji