Lakukan Survei Online, LJM UMS: Bantu Kami untuk Lebih Baik

0
226

UMS, pabelan-online.com – Biro Administrasi Umum (BAU) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan survei online di laman web survey.ums.ac.id. Survei yang berisi tentang kepuasan mahasiswa terhadap sarana dan prasarana (sarpras) kampus tersebut akan disebar ke seluruh pengguna sarpras kampus, seperti dosen dan mahasiswa melalui Whatsapp.

Sampai saat ini, jumlah mahasiswa yang sudah mengisi survei tersebut ada lebih dari 100 mahasiswa. Pihak LJM berharap, supaya semakin banyak mahasiswa yang ikut terlibat dalam mengisi survei ini. Hal tersebut diungkapkan Hari Prasetyo selaku Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LJM UMS) saat diwawancarai via WhatsApp.

Survei di UMS ini dilakukan secara rutin dan dievaluasi hasilnya, kemudian menjadi masukan bagi pimpinan untuk mengambil kebijakan dan strategi, disesuaikan dengan sumber daya yang ada. Sehingga pendanaan di UMS walaupun terbatas bisa efektif, efisien, dan tepat sasaran untuk meningkatkan mutu UMS disegala aspek.

BAU UMS melakukan survei bukan untuk menghakimi atau menilai unit pengelola, tetapi lebih pada mencari ruang atau aspek perbaikan yang perlu dilakukan.

Setiap unit di UMS, baik itu BAU, Muhammadiyah Medical Center (MMC), Pesantren Mahasiswa (Pesma), Information Technology (IT), dan lain-lain harus diberi ruang untuk mendengarkan pandangan dari pengguna, baik itu mahasiswa, dosen, atau yang lain.

Maka dari itu, motivasi LJM adalah “Bantu Kami untuk Lebih Baik”. Semua unit mulai tahun ini akan dibuatkan sistemnya oleh LJM, agar dapat memotret dirinya berdasarkan kepuasan pelanggan dan akan diterapkan seterusnya.

Baca Juga: Rancangan Penerapan New Normal UMS: Konsep Perkuliahan Dilakukan Secara Luring dan Daring

Sistem tersebut termasuk baru, nanti akan ditampilkan hasil surveinya dalam berbagai chart, tapi saat ini masih dalam proses pengembangan tampilannya. “Saya pikir, dengan menyediakan survei disetiap unit di UMS nantinya akan merasa selalu diawasi sekaligus dibantu untuk menjadi lebih baik,” ungkap Hari, Jumat (19/6/2020).

Hari mengatakan, bagi responden, seperti mahasiswa juga perlu bijak dalam menyampaikan masukan konstruktif  melalui media ini untuk perbaikan bersama. Efektif atau tidaknya hasil tersebut akan terus dievaluasi, tetapi mulai saat ini setiap unit akan dibantu untuk terus memperbaiki diri, termasuk LJM yang mendesain sistemnya.

Salah satu mahasiswa pengguna sarpras kampus, Aqilah Surahman mengatakan jika sarpras yang disediakan kampus sudah baik. Tetapi ada yang perlu diperhatikan kembali terkait sarpras, seperti tempat parkir untuk mahasiswa yang menjadi permasalahan dari setiap mahasiswa sampai saat ini.

Keadaan tempat parkir yang masih sempit dengan kapasitas mahasiswa yang sangat banyak, otomatis memerlukan lahan parkir yang lebih luas.

“Semoga dengan adanya edaran kuesioner dari BAU ini tidak hanya formalitas semata, tetapi menjadikan acuan untuk terbentuknya sarpras yang berkualitas dan dapat dinikmati setiap mahasiswa UMS, serta bisa segera diaktualisasikan,” harapnya saat diwawancarai via Whatsapp, Kamis (18/6/2020).

Reporter         : Selma Julietta Maulana

Editor             : Rifqah