Pesma UMS Buka Pendaftaran Online, Jumlah Kuota Mahasantri Dikurangi

0
201

UMS, pabelan-online.com ­– Pesantren Mahasiswa (Pesma) KH. Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) membuka pendaftaran mahasantri secara online. Pendaftaran online ini dibuka dari bulan Februari hingga Agustus 2020, dengan kuota yang dikurangi sebanyak 100 mahasantri dan akan ditutup sewaktu-waktu jika kuota sudah terpenuhi.

Karena semakin merebaknya pandemi Corona Virus Disease-19 (Covid-19), akhirnya pihak Pesma membuka pendaftaran secara online. Sebagai penunjang pelaksanaan pendaftaran, pihak Pesma juga telah menyediakan fasilitas call center yang dapat dihubungi oleh para pendaftar kapan saja, selama 24 jam.

Setelah para pendaftar menghubungi call center, selanjutnya membuat janji dengan pihak Pesma untuk melakukan interview melalui sambungan video call. “Kalo sekarang, interviewnya nggak bisa lama-lama karena sinyal dan perbedaan waktu juga,” ujar Muamaroh selaku Direktur Pesma KH. Mas Mansyur, Selasa (7/7/2020).

Muamaroh memaparkan lebih lanjut mengenai format pelaksanaan pendaftaran online. Menurutnya pendaftaran online ini dirasa lebih efektif, karena pendaftar bisa langsung menghubungi melalui telepon untuk melakukan pendaftaran, lalu mengerjakan ujian dan melakukan interview.

Baca JugaPerpustakaan UMS Lakukan Akreditasi Dengan Metode Online

Jadi, pendaftar bisa lebih cepat mendapat keputusan untuk diterima atau tidaknya. Muamaroh juga menjelaskan mengenai jumlah daya tampung mahasantri selama masa pandemi ini. Jika dulu sebelum pandemi, Pesma menerima 250 mahasantri, sekarang hanya dapat menerima 150 mahasantri karena mengikuti protokol kesehatan demi keamanan dan keselamatan bersama.

“Biasanya satu kamar bisa dihuni tiga orang, sekarang kami cuma menempatkan dua orang,” tambah Muamaroh, Selasa (7/7/2020).

Rizma Hasna Luthfiyya, salah satu mahasantri Pesma KH. Mas Mansur menyambut baik langkah yang diambil pihak Pesma, karena menurutnya pendaftaran secara online lebih fleksibel, tidak memakan waktu maupun biaya yang banyak.

Selain itu, langkah tersebut juga dinilai sangat tepat, mengingat kondisi pandemi yang belum stabil saat ini. “Kalau saya lebih suka online, lebih efektif dan efisien, serta manfaatnya banyak. Lebih baik dilanjutkan saja untuk seterusnya,” ujar Rizma, Selasa (7/7/2020).

Reporter         : Lintang Ayu Amaranggani

Editor             : Rifqah