Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan Dalam Organisasi Lewat LKMMD BEM FAI

0
130

UMS, pabelan-online.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) mengadakan acara Latihan Dasar Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa Dasar (LKMMD) secara online pada tanggal 22-28 November 2020. Acara LKMMD tersebut dilaksanakan dalam rangka untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan mahasiswa FAI.

Menanamkan jiwa kepemimpinan dan membangun sikap atau karakter profesionalisme dalam suatu organisasi merupakan salah satu tujuan dasar diadakannya LKMMD. Maka dari itu, BEM FAI UMS turut serta mengadakan suatu kegiatan yang di dalamnya mencakup materi yang bersifat pembekalan kepemimpinan untuk mahasiswa FAI.

Kegiatan LKMMD 2020 ini diadakan dengan mengusung tema “Menumbuhkan Sikap Profesionalisme Dalam Berorganisasi”. Selaku Ketua Panitia, Hani Puji menyampaikan bahwa kegiatan LKMMD tersebut diikuti oleh mahasiswa FAI semester satu sampai lima, dengan syarat telah mendapatkan surat mandat dari Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMP) masing-masing program studi (prodi).

Ia juga menuturkan, bahwa terdapat syarat pendaftaran lainnya, yakni mengisi formulir di Google Form yang berisi beberapa pertanyaan untuk dijadikan sebagai bahan pertimbangan penerimaan peserta. Ketika ditanya mengenai jumlah peserta LKMMD, Heni mengaku bahwa peserta akan diseleksi dan kuota yang disediakan dibatasi hanya untuk 52 peserta saja.

“Kuota peserta dibatasi karena mengingat SDM yang terbatas dan acara dilaksanakan secara online, maka ada pertimbangan dalam hal jaringan dan hal lainnya yang kami sesuaikan dengan konsep LKMMD,” jelasnya, Sabtu (21/11/2020).

Baca JugaMahasiswa Unnes Laporkan Rektor Ke KPK, WR 1 UMS: Wajib Menyuarakan Kebenaran

LKMMD berlangsung secara online melalui aplikasi Zoom dengan berbagai kegiatan. Acara di awali dengan grand opening, kemudian pemberian materi yang di dalamnya terdapat sesi tanya jawab, dan forum grup discussion, serta sesi terakhir berupa beberapa materi penugasan untuk memahami tingkat pemahaman dari peserta.

Dalam kegiatan tersebut turut serta menghadirkan beberapa materi, di antaranya Muhammad Iksan dengan materi kepemimpinan, Istanto dengan materi manajemen organisasi, Suyatmin dengan materi keadministrasian. Kemudian, Mario Prakoso dengan  materi manajemen konflik, Muhammad Arief Oksya dengan materi negosiasi dalam organisasi, dan Syahrifa Dwi Safitri dengan materi tata laksana organisasi mahasiswa (ormawa).

Di akhir wawancara, Hani berharap melalui kegiatan LKKMD ini dapat menjadi tempat mahasiswa FAI dalam memperoleh ilmu tentang kepemimpinan atau manajemen, sesuai bekal untuk menuju manusia yang sesuai fitrah dan tugasnya, yakni khalifahfii al-ardh.

“Semua butuh ilmu, termasuk organisasi. Menjadi aktivis harus memiliki jiwa kepemimpinan serta memiliki kemampuan manajemen yang baik. Semoga kebutuhan ilmu tersebut bisa diperoleh dari mengikuti LKKMD ini,” tuturnya, Sabtu (21/11/2020).

Salah satu mahasiswa Prodi Hukum Ekonomi Syariah (HES) UMS, Fida’i Fillah memberikan tanggapannya untuk kegiatan LKKMD tersebut. Ia mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan bekal dasar bagi mahasiswa yang ingin terjun di dalam dunia organisasi.

Selain itu, juga akan dapat memahami kiat-kiat apa saja yang harus dipersiapkan sebelum menghadapi lika-liku masalah yang ada di organisasi, demi kelancaran dan kesuksesan organisasi.

“Semoga peserta LKKMD ini semangat, sebagai penerus perjuangan organisasi dan di dalam organisasi, para anggota harus saling tolong menolong, karena Allah SWT akan menolong seorang hamba apabila hambanya itu menolong saudaranya,” ungkap Fida’i, sapaan akrabnya, Minggu (22/11/2020).

Reporter         : Esa Nanda Salsabila dan Kenia Eksidewi

Editor             : Mulyani Adi Astutiatmaja